Polsek Belawan Tembak Bandit Jalanan Bersenjata Tajam


201 view
Polsek Belawan Tembak Bandit Jalanan Bersenjata Tajam
(Foto SIB/Polsek Belawan)
Diamankan : Setelah kaki kananya ditembak polisi, seorang pria, kawanan bandit jalanan bersenjata tajam, yang kerap melakukan perampokan di Belawan, diamankan di Mapolsek Belawan, Selasa (2/2).
Belawan (SIB)
Seorang pria, FG alias Pipit (44) warga Belawan, kawanan bandit jalanan bersenjata tajam, tersangka perampok, Junaidi Yusuf (33) dan Tiara Handayani (19) warga Medan Labuhan serta Lofi Indra Wijaya (28) warga Belawan ditembak petugas Satuan Reskrim Polsek Belawan.

Kapolsek Belawan, Kompol Daniel Jefri Naibaho SH yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/2) mengatakan, kaki kanan FG alias Pipit terpaksa ditembak Senin malam (1/2) di kawasan tanggul Sungai Deli Kampung Kurnia, Belawan karena saat akan ditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian.

Sedangkan, aksi perampokan terhadap korban Junaidi Yusuf dan Tiara Handayani dilakukan FG alias Pipit bersama tiga temannya, Sabtu malam (28/11/2020).

Disebutkan, saat itu, usai berkunjung ke Belawan, korban hendak pulang ke kediaman mereka di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan dengan menumpang angkot dari Simpang Kantor Camat Belawan.

Ketika melintas di Jalan KL Yos Sudarso atau persisnya di depan RS PHC, Belawan, angkot yang ditumpangi korban dihentikan dan naik empat pria tidak dikenal.

Beberapa saat kemudian, salah seorang dari empat pria tersebut meminta agar Junaidi Yusuf memberikan rokok kepada mereka, namun korban menjawab dia tidak memiliki rokok.

Mendengar jawaban korban, kawanan bandit jalanan tersebut mengancam akan membunuh korban sembari mengeluarkan senjata tajam dari pinggangnya.

Takut dengan ulah para bandit jalanan tersebut, korban yang duduk dekat pintu angkot spontan melompat dan terjatuh ke tanah.
Tidak berapa lama kemudian, temannya, Tiara Handayani juga tampak terjatuh dari angkot, dan mengalami luka serius pada bagian kepala dan terpaksa menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Tanjung Mulia, Medan Deli, sedangkan para tersangka berhasil merampas satu HP milik korban.

Sebelumnya, FG alias Pipit dan dua orang temannya juga melakukan aksi perampokan terhadap Lofi Indra Wijaya, Kamis siang (19/11/2020), yang saat itu mengantarkan paket kepada pemesan di Jalan Pulau Ambon atau di depan Hotel Budi, Belawan.
Dalam melakukan aksinya, para tersangka berhasil membawa kabur uang tunai Rp 2 juta dan 2 HP milik Lofi Indra Wijaya.

Menyikapi laporan pengaduan para korban, setelah FG alias Pipit, buron kurang lebih selama 2 bulan, akhirnya berhasil ditangkap setelah kaki kanannya ditembak, selain itu pihak kepolisian juga menyita barang bukti 1 HP Samsung warna silver.

Kapolsek Belawan juga mengatakan, beberapa pekan lalu, pihaknya telah meringkus tiga teman FG alias Pipit yakni B, M alias Ono (ditembak) dan D alias Kencet (ditembak).

Menurut pihak kepolisian, sesuai pengakuan FG alias Pipit, dalam aksi perampokan di dalam angkot dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan dua korban mengalami luka karena melompat dari angkot, mereka berhasil merampas satu HP Samsung warna silver.

Sedangkan dalam aksi perampokan terhadap Lofi Indra Wijaya, FG alias Pipit dan D alias Kencet mendapat bagian masing-masing Rp 650 ribu, dan M alias Ono Rp 700 ribu.

Setelah menjalani perawatan atas luka tembak yang dialaminya, FG alias Pipit yang telah ditetapkan sebagai tersangka, kini meringkuk di sel tahanan polisi.(M07/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com