Polsek Pinggir Ungkap Sindikat Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah dari Rumah Kesar Pakpahan


145 view
Foto: Dok/Humas Polsek Pinggir
DIAMANKAN: Empat tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Pinggir, Bengkalis, Sabtu (3/4).
Bengkalis (SIB)
Unit Reskrim Polsek Pinggir berhasil menangkap sindikat pencurian (curat) di rumah Kesar Pakpahan (61) warga Jalan Pulai, RT 001, RW 002, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Tersangka ada empat orang, yakni Asisten Rumah Tangga (ART) Kesar Pakpahan berinisial RT (17) dan Y (41), warga Jalan Koto Tandun RT 001, RW 001, Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, TN (23) dan AN (20), warga Jalan Kabun, RT 018, RW 09, Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar SH MH menjelaskan Senin, 29 Maret 2021 sekira pukul 07.30 WIB, Kesar Pakpahan pulang ke rumah dijumpai RT yang baru satu hari diantarkan Y (ibu RT) bekerja di rumah korban sedang mengepel lantai di depan pintu kamar.

Namun, RT melarang Kesar lewat dengan alasan lantai masih basah dan licin, kemudian korban pergi ke luar rumah. Sesampai di rumah, RT menjumpai korban untuk meminjam sepeda motor dengan alasan mau membeli plaster perban luka, karena jari tangannya terluka

"Korban meminjamkan sepeda motornya dan menunggui RT namun tidak kembali. Merasa curiga dengan gelagat RT, korban masuk ke rumah dan memeriksa pakaian RT sudah tidak ada lagi di dalam kamarnya," kata Kompol Firman Sianipar didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Pinggir Ipda Gogor Ristanto STrK dan Kasi Humas Polsek Pinggir Bripka Juanda Marpaung kepada wartawan, Sabtu (3/4) seperti dilansir dari hariansib.com.

Kemudian, korban masuk dan memeriksa kamar korban melihat uang milik korban yang disimpan di bawah keramik lantai kamar yang dibungkus dengan plastik sudah hilang. Uang tersebut diperkirakan Rp80.000.000. Selanjutnya, korban mencari celengan kaleng miliknya yang berisi uang diperkirakan lebih kurang Rp10.800.000 yang diletak di atas meja dalam kamar ikut hilang.

Setelah itu, korban mencari perhiasan berupa kalung dan cincin emas yang disimpan laci lemari pakaian di dalam kamar seharga lebih kurang Rp29.600.000 juga hilang. "Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp120.400.000, dan melapor ke Polsek Pinggir guna pengusutan lebih lanjut," ujarnya.

Berdasarkan laporan Polisi nomor: LP/52/III/2021/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR, tanggal 30 Maret 2021, Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar SH MH memerintahkan Tim Opsnal Polsek Pinggir dipimpin Panit 1 Reskrim Ipda Gigor Ristanto STrK melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, korban datang bersama Y dan TN (pacar RT) menjumpai Tim Opsnal dan piket siaga Reskrim.

Saat diinterogasi, Y mengaku tidak mengetahui dimana keberadaan putrinya saat ini. Tim opsnal merasa curiga langsung mengamankan Y. Berikutnya, TN mengakui berjumpa dengan RT di daerah Kabun, Kabupaten Rohul, bersama AN. Dari keterangan itu, tim opsnal melakukan pengembangan kasus mencari RT di daerah yang disebutkan TN.

Selanjutnya, Rabu, 31 Maret 2021, tepatnya di Pos Security Afdeling 5, PT Padasa, Kabupaten Rohul, tim meringkus RT bersama dengan AN. Petugas juga mengamankan barang bukti dari RT berupa 1 handbag V berisi sepasang anting-anting emas, uang tunai Rp7.400.000 dan 1 HP putih. Dari tersangka AN, petugas menemukan barang bukti 2 helai kaos oblong biru muda dan biru tua serta 1 HP biru.

RT mengakui, melakukan pencurian tersebut dan mengambil perhiasan emas, uang dalam celengan kaleng dan membawa lari 1 sepedamotor merk Honda Revo milik korban dan meninggalkannya di salah satu rumah makan daerah Kandis. Tersangka RT meminta pertolongan kepada TN dan AN untuk membantu menyembunyikan dirinya dari permasalahan pencurian tersebut.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari TKP berupa 1 celengan kaleng, sebilah parang dan sebilah pisau. Dari RT berupa sepasang anting-anting emas, uang tunai Rp7.400.000, 1 HP putih, 1 buah handbag V warna merah maron bertali rantai. Dari Y disita 1 HP Nokia warna hitam, sehelai baju kemeja berkancing warna biru muda dan sehelai celana jeans biru.

"Dari TN disita uang Rp100.000, dan 1 HP Android merk vivo warna hitam. Dari AN berupa 1 HP Android warna biru, 2 helai kaos oblong merk wrangler warna biru muda dan merk amidi warna biru tua. Saat ini keempat tersangka mendekam di rutan Polsek Pinggir guna proses penyidikan lebih lanjut," tutupnya. (ss6/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com