Polsek Tanjungmorawa Ringkus 5 Anggota Sindikat Curanmor, Seorang IRT


155 view
Polsek Tanjungmorawa Ringkus 5 Anggota Sindikat Curanmor, Seorang IRT
Foto Dok/Polsek Tanjungmorawa
CURANMOR : Lima anggota sindikat Curanmor di antaranya seorang IRT diringkus untuk menjalani pemeriksaan, di Mapolsek Tanjungmorawa, Minggu (24/1) sore.
Tanjungmorawa (SIB)
Sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) diungkap petugas Polsek Tanjungmorawa dengan meringkus 5 tersangka dari tempat berbeda, Sabtu (23/1) malam.

Petugas mengamankan sepeda motor Yamaha N-Max warna merah, yang merupakan hasil curian. Selanjutnya sepeda motor Yamaha Mio warna merah dan Honda Vario warna merah-hitam, yang digunakan tersangka dan dicurigai juga merupakan hasil kejahatan.

Kelima tersangka berinisial PP alias Kumis (33) warga Jalan Limaumanis Perumahan Anugrah Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung-morawa, MJ (32) warga Kelurahan Harjosari Kecamatan Medan Amplas, dan Fe (45) warga Jalan Persamaan Gang Belut Kelurahan Sitirejo Medan Amplas.

Selanjutnya, tersangka ZA (48) warga Jalan Jermal Kecamatan Medan Denai dan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial LK (38) warga Jalan Apokat Raya Marendal Kanan Kecamatan Medan Patumbak.

Informasi diperoleh, pengungkapan sindikat curanmor itu berawal dari laporan pengaduan korban, Yetty Lia Syahputry, bahwa sepeda motornya Yamaha N-Max warna merah raib digondol maling saat parkir di depan kantor BRI komplek PTPN II Tanjungmorawa, Kamis (21/1) pukul 11.00 WIB.

Petugas yang melakukan penyelidikan menelusuri penjualan sepeda motor murah melalui akun market facebook yang menawarkan Yamaha N-Max yang baru hilang digondol maling. Setelah sepeda motor curian diperoleh, petugas langsung meringkus tersangka PP alias Kumis bersama MJ yang berperan menjual sepeda-motor, saat melintas menggunakan sepeda motor Yamaha Mio di Jalan Sisingamangaraja/Amplas-Medan.

Saat diinterogasi, keduanya mengaku hanya menjual sepeda motor, sedangkan sepeda motor itu diperoleh dari tersangka Fe serta hasil penjualan Rp 9,5 juta diberikan kepada tersangka LK yang merupakan IRT. Keduanya mengaku hanya mendapatkan upah penjualan Rp 800 ribu.

Tidak mau buruannya lepas, selanjutnya petugas meringkus Fe saat berada di Medan Johor. Dari pengakuannya, tersangka LK selanjutnya diringkus di Medan Amplas. Ketika diinterogasi, Fe mengaku beraksi bersama tersangka ZA. Kemudian tersangka ZA diringkus di rumahnya bersama sepeda motor Honda Vario, Sabtu (23/1) pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Tanjungmorawa AKP Sawangin Manurung SH bersama Kanit Reskrim Ipda Dimas Adit Sutono, ketika dikonfirmasi SIB, Minggu (24/1) sore mengatakan, kelima tersangka kini masih menjalani pemeriksaan guna pengembangan kasus lebih lanjut. (T03/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com