Rampok dan Bunuh Korbannya, 7 Anggota Geng Motor Diringkus


229 view
ANTARA/HO
Ekspose kasus di Mapolsek Sunggal, Jumat, terkait penangkapan tujuh orang anggota geng motor RNR (Rock N Roll) yang merampok dan menganiaya pelajar bernama Khrisna Fahriza alias Bowo (17) hingga tewas.
Medan (SIB)
Tekab Polsek Sunggal membekuk 7 anggota geng motor (Gemot) RNR yang merampok dan menganiaya Khrisna Fahriza alias Bowo (17) warga Danau Laut Tawar Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur-Binjai/Jalan Medan-Binjai KM 10 Gang Dame Lorong Amal, Kecamatan Sunggal hingga tewas.

Para tersangka berinisial RIS alias R (16), JR alias J (16), Y (15), DR alias D (15) keempatnya warga Jalan Masjid Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal. AA alias A (25) warga Jalan Pasar Besar Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

DFH alias D (17) wrga Jalan Pasar Kecil Desa Sei Semayangi, Kecamatan Sunggal dan seorang wanita berinisial YA alias Y (14) warga Jalan Masjid Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi kepada wartawan, Jumat (29/1) mengatakan aksi perampokan disertai pengeroyokan hingga menyebabkan korban tewas terjadi Senin (18/1) sekira pukul 23.30 WIB di Jalan Kirab Remaja Dusun XV Kelingan Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.

"Modus tersangka MI alias M (DPO) menawarkan kepada tersangka RIS alias R untuk membawa korban ke tempat kumpulan gemot RNR serta menawarkan uang Rp 500 ribu," ujarnya.

Korban yang tidak mengetahui akan menjadi sasaran kejahatan sambungnya, ikut bersama tersangka RIS alias R. Sesampainya di pertengahan jalan, korban menghentikan laju kendaraannya karena ban sepeda motornya bocor.

"Saat itu tersangka P dan DN keduanya DPO berboncengan sepeda motor tiba di lokasi dan menghampiri korban. Selanjutnya para pelaku langsung mengeroyok korban," terangnya.

Lanjut Kapolsek, tersangka bersama teman-temannya yang lain membawa korban ke tempat kumpulan gemot RNR di Jalan Kirab Remaja Dusun XV. Setibanya di lokasi, korban kembali dianiaya beramai-ramai hingga kritis dan dibiarkan terkapar di pinggir jalan. Para tersangka juga merampas sepeda motor korban.

"Ayah korban yang mendapat informasi anaknya dikeroyok tiba di lokasi dan melarikan korban ke RS Bina Kasih untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa remaja ini tak tertolong. Polsek Sunggal yang menyelidiki kasus ini kemudian mengindentifikasi para pelakunya," terangnya.

Masih kata Kapolsek, tujuh tersangka diamankan dari dua lokasi terpisah, yakni di Desa Purwodadi, pada Selasa (19/1) dan seorang tersangka berinisial AA pada Selasa (25/1) di Jalan Sunggal, Kecamatan Sunggal. Sementara barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa uang Rp 335 ribu hasil penjualan sepeda motor milik korban.

"Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap 10 pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO," pungkasnya.(M16/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com