Sempat Diamankan Polresta Deliserdang

Residivis Narkoba Belum Cukup Alat Bukti untuk Jadi Tersangka


238 view
Residivis Narkoba Belum Cukup  Alat Bukti untuk Jadi Tersangka
(Foto.SIB/Lisbon Situmorang)
PAPARAN : Kasat Narkoba Polresta Deliserdang Kompol Ginanjar Fitriadi SH (2 dari kiri) memaparkan kasus narkoba serta menujukkan barang bukti menghadirkan tersangka Do alias P alias Am (belakangi kamera), Rabu (31/3) sore, di Mapolresta Deliserdang. 
Lubukpakam (SIB)
Sempat diamankan, seorang residivis narkoba berinisial HS alias HT (45) warga Lingkungan II Kelurahan Tanjungmorawa Pekan Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, belum cukup alat bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka, namun tetap dalam pengawasan.

Penanganan kasus itu disampaikan Kasat Narkoba Polresta Deliserdang Kompol Ginanjar Fitriadi SH, didampingi Wakasat AKP Freddy Siagian, Kaur Bin Ops dan Kanit II AKP Boyke Barus SH, Rabu, kepada sejumlah wartawan, menghadirkan Kepling II Kelurahan Tanjungmorawa Pekan, Damri Siregar, di Mapolresta Deliserdang, Rabu (31/3) sore.

Dijelaskan, sebelumnya Tekab Satres Narkoba mengamankan seorang pria berinisial Do alias P alias Am (35) warga Dusun III Desa Tanjungmorawa B KecamatanTanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, Selasa (23/3) pukul 12.00 WIB, di rumahnya.

Saat digeledah, dari kantongnya diamankan narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram dan handphone warna coklat. Ketika diintoregasi, Do mengaku sabu itu diperoleh dari HS alias HT. Personel selanjutnya mengamankan HS alias HT, Kamis (25/3) pukul 17.00 WIB, di Jalan Tirta Deli Tanjungmorawa, namun tidak menemukan barang bukti.

Saat menjalani, pemeriksaan HS alias HT tidak mengakui keterangan Do bahwa sabu itu berasal dari dia, sementara test sampel urine HS alias HT menyatakan dia positif terindikasi adanya zat adiktif.

Kasat Narkoba menjelaskan, HS alias HT merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangkap Polrestabes Medan Tahun 2012 dan keluar setelah menjalani hukuman tahun 2014.

Selanjutnya Satres Nakoba Polresta Deliserdang melakukan gelar perkara via aplikasi zoom dengan Direktorat Polda Sumut yang dipimpin Kabag Was Sidik Dit Narkoba Polda Sumut, disimpulkan belum cukup alat bukti untuk menetapkan HS alias HT sebagai tersangka, namun tetap dalam pengawasan.

Sementara Do alias P alias Am, ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan yang dijerat melanggar pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (C1/c).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com