Seputar 3 Begal Sadis Ditembak di Medan

Setiap Beraksi Selalu Bawa Sajam dan Tak Segan-segan Lukai Korbannya


267 view
Medan (SIB)- Para pelaku begal yang dikenal Kelompok "Cinai" masing-masing berinisial DPL alias Cinai (22) warga Jalan Sidomulyo Gang Tiung Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Deliserdang (tewas ditembak), MJN alias Andre (20) warga Jalan Letda Sujono Gang Nangka Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung, JL (19) warga Jalan Medan-Batangkuis Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan (keduanya ditembak kakinya) dan AL (19) warga Jalan Kapten Batu Sihombing, Medan Tembung (tidak ditembak), saat beraksi selalu membawa senjata tajam (sajam) dan tak segan-segan melukai korbannya.

Hal itu ditegaskan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasa Tobing SIK saat merilis kasus 3 begal sadis yang ditembak petugas, seorang d iantaranya tewas, di Mapolrestabes, Sabtu (18/8) sore.

Dijelaskan Dadang, modus Kelompok Cinai saat beraksi terlebih dahulu melukai korbannya dengan sajam jenis parang sangkur, lalu melarikan sepedamotor korban. "Aksi kejahatan para tersangka yang terakhir terjadi pada, Rabu (8/8) sekira pukul 00.30 WIB, di Jalan Cik Ditiro Medan.

Saat itu korban Asrul Habib melintas di Jalan Cik Ditiro dengan mengendarai sepedamotornya. Tiba-tiba korban dihadang 4 pria mengendarai dua sepedamotor Vario dan Supra. Seorang pelaku mengenakan helm grab langsung mengambil kunci kontak sepedamotor korban dan menendangnya hingga terjatuh," ujar Kapolrestabes.

Pelaku, sambung Kapolrestabes, langsung menghampiri korban sembari mengancam dengan sangkur supaya tak melawan. Korban tak berdaya saat begal sadis itu melarikan sepedamotornya. Tak lama adik korban yang sebelumnya dihubungi korban tiba di lokasi. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Medan Baru. "Tim Pegasus yang menerima laporan tersebut membawa korban dan adiknya melakukan cek TKP serta berkeliling di sejumlah lokasi. Di Jalan Gajah Mada, tersangka terlihat oleh korban sehingga dilakukan pengejaran. Adik korban yang mengendarai mobil, berhasil menabrak sepedamotor yang dibawa AL hingga tersungkur.

Namun AL melemparkan sangkurnya ke arah mobil tersebut, lalu kabur. Namun AL berhasil ditangkap petugas dibantu warga," terang Dadang. Lanjutnya lagi, tersangka kemudian diboyong ke Mako berikut barang bukti sepedamotor, helm grab dan sangkur miliknya. Dari keterangan AL, petugas berhasil mengungkap identitas 3 pelaku lagi. Minggu (12/8) sekira pukul 06.30 WIB, Tim Pegasus menggerebek satu rumah kosong di Jalan Pancasila Rambungan, Percut Sei Tuan, dan berhasil membekuk ketiga tersangka. Saat beraksi AL perannya membonceng DPL alias Cinai dan menarik kunci kontak sepedamotor korban. DPL alias Cinai memukul kepala korban dan menodongkan sangkur ke perut Asrul. JN Saud Andre menendang korban hingga terjatuh. "Tersangka mengaku sepedamotor korban dijual kepada seseorang dengan harga Rp 3,3 juta dan uangnya dibagi 3.

DPL alias Cinai mengaku pernah ditangkap dan dipidana dalam perkara yang sama dan divonis 3 tahun penjara. Saat dilakukan pengembangan untuk mencari sepedamotor korban, pelaku JA dan MJN alias Andre melarikan diri sehingga petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun pelaku tak mengindahkan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua pelaku. Pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan medis," ungkapnya.

Masih dijelaskan Kapolrestabes, di saat bersamaan petugas juga menindaklanjuti kasus begal di Jalan Imam Bonjol, yang korbannya bernama Diki Fadli mengalami luka parah di bagian tangan dan dada kiri akibat ditikam pelaku yang juga kelompok DPL alias Cinai. "Saat DPL alias Cinai dibawa ke Jalan Besar Tembung Gang Nangka untuk mencari sajam yang digunakan menikam Diki, dia melakukan perlawanan menggunakan sajam hingga melukai seorang petugas. Akhirnya petugas menembak pelaku. Selanjutnya jasadnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Perlu diketahui, para tersangka begal sadis ini sudah berulang-ulang kali melakukan aksi kejahatannya dan selalu melukai korbannya dengan senjata tajam," pungkas Kombes Dadang. (A16/d)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com