Tak Diberi Uang, Seorang Remaja Lempari Ibunya Pakai Batu


123 view
Hermawan/detikcom
Rusli (19) (tengah) ditangkap polisi usai melempari ibunya dengan batu.
Makassar (SIB)
Akibat kesal karena tidak diberi uang untuk beli obat daftar G jenis Tramadol, seorang remaja, R (19) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tega menganiaya ibu sendiri dengan cara dilempari batu. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam akan membakar rumah dan seluruh isinya hingga menantang polisi akan menjadi seorang begal.

"Dia awalnya minta uang, mamanya bilang tidak ada uang, nanti dicarikan ko makanan, oh... dia justru mengamuk," kata Bhabinkamtibmas Banta-bantaeng, Makassar, Aipda Kamri Karim, Senin (30/11).

R disebut hendak ke luar rumah pada Sabtu (28/11). Sudah jadi kebiasaan bagi R untuk meminta uang kepada orang tuanya setiap kali mau ke luar rumah.

"Jadi dia setiap mau ke luar rumah, dia minta uang sama orang tuanya. Mau makan mau apa minta sama orang tuanya. Dia tidak mau kerja padahal umurnya sudah 19 tahun," tutur Aipda Kamri.

Namun saat itu, R tak diberi uang lantaran sang ibu sedang tak punya uang. Alhasil, dia melempari ibunya dengan batu lalu mengacak-acak isi rumah.

"Pada saat ribut, mamanya otomatis keluar di situmi dia lempar, isi rumah dia acak-acak," ujar Aipda Kamri.

Dia mengatakan bukan kali ini R menganiaya ibunya. Beberapa hari sebelumnya, R juga menantang ayahnya berduel lantaran tak diberi uang.

"Pada saat saya tanya kenapako begini, dia bilang tidak, orang tuaku punya kewajiban biayai saya, masa saya minta uang tidak dia kasi," ujar Aipda Kamri.

R sendiri sempat diminta mencari kerja mengingat dia sudah dewasa. Namun R justru menantang polisi akan menjadi begal.

"Saya bilang kamu sudah dewasa sudah besar wajar kau cari uang baru kasi orang tuamu. Tapi dia bilang sama saya, saya mau cari kerjaan, lama-lama saya jadi begal ini, lebih baik saya jadi begal," tutur Aipda Kamri.

Akibat ulahnya tersebut, R diamankan ke Polsek Rappocini. R sendiri disebut oleh ibunya terjebak pergaulan tidak sehat usai kerap mengonsumsi obat daftar G.

"Pengakuan orang tuanya katanya sering minum obat-obat daftar G, Tramadol apa. Itu yang dia tahu orang tuanya," pungkas Aipda Kamri. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com