Tertipu Beli Mobil Bodong, Seorang IRT Melapor ke Polres Pematangsiantar


211 view
Tertipu Beli Mobil Bodong, Seorang IRT Melapor ke Polres Pematangsiantar
Foto SIB/Andomaraja Sitio
Korban dugaan penipuan pembelian mobil, Asriani Silalahi saat  di Polres Pematangsiantar,  Jumat (19/2/2021) petang
Pematangsiantar (SIB)
Tidak terima ditipu atas pembelian satu mobil diduga bodong, karena surat-surat tidak lengkap, seorang ibu rumah tangga (IRT), Asriani Silalahi melaporkan seorang wanita inisial MM ke Polres Pematangsiantar, Jumat (19/2).

Asriani Silalahi, warga Jalan Pergaulan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara saat dimintai tanggapan di Polres Pematangsiantar, Jumat (19/2) petang menyatakan, awalnya dia dan MM, warga Pematangsiantar ini bertemu karena ada mobil hasil lelang hendak dijual.

Selanjutnya, kata Asriani, karena sudah saling kenal dan bertemu dengan MM di Pematangsiantar, dia akhirnya tertarik untuk membeli mobil Honda CRV dari MM. Singkat cerita kesepakatan pembayaran akhirnya ditransfer lewat rekening MM dan suaminya inisial S.

"Uang saya transfer melalui rekening MM dan suaminya dengan bertahap, September 2019 lalu. Jadi berkisar Rp 82 juta uang saya sudah masuk ke rekening mereka. Tapi setelah uang itu kita transfer, surat dan kelengkapan kendaraan yang dijanjikan MM tidak kunjung ada," ucapnya.

Tidak hanya itu, masih kata boru Silalahi , dia baru- baru ini bertemu dengan MM di Jalan Cipto Pematangsiantar, tapi yang bersangkutan tidak, justru menantang untuk dilaporkan. "Dia bilang sama ku, ya sudah laporkan sajalah saat saya ketemu dengan MM di Jalan Cipto, makanya saya laporkan," kata Asriani .

Sementara MM saat ditemui wartawan di Kedai Kopi Hordja di Jalan Wandelvad, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (19/2), menyatakan, haknya ada diam. "No comment lah, karena ada hak jawab saya diam," cetusnya.

Laporan korban sesuai surat tanda terima laporan polisi bernomor: STTLP/56/II/2021 tanggal 19 Februari 2021, tentang dugaan tindak pidana umum sesuai UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 378 atau pasal 372 KUHPidana penipuan dan penggelapan.

Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi saat dikonfirmasi via WhatsApp miliknya, Sabtu (20/2) sore, menyatakan masih konfirmasi terkait laporan itu. "Kita masih konfirmasi, mohon bersabar ya," sebut Rusdi. (S10/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com