Tradisi Pemakaman Famadihana, Mengarak Jasad Para Leluhur


95 view
Flickr/Tee La Rosa
Orang-orang Malagasi di Madagaskar melakukan tradisi pemakaman bernama Famadihana.
Orang-orang Malagasi di Madagaskar melakukan tradisi pemakaman yang disebut Famadihana atau dikenal dengan membalikkan tulang-belulang.

Ritual ini dilakukan dengan mengeluarkan jasad leluhur berdasarkan silsilah keluarga. Jasad tersebut lalu dibungkus kembali dengan kain suci yang baru sejenis kain kafan dan diberi percikan parfum.

Setelah itu tiap anggota keluarga merenung sambil memangku jasad mendiang atau berfoto bersama jasad tersebut. Kemudian para pelayat mengarak-arak jasad sebelum dikuburkan kembali di tempat semula.

Upacara ini didasarkan kepada keyakinan bahwa roh-roh seseorang yang telah mati akan bergabung ke dunia para leluhur setelah jasad terurai. Tradisi ini dilangsungkan pada peringatan kematian tahun kelima, ketujuh atau kesembilan.

Perayaan yang berlangsung selama beberapa hari ini bahkan lebih besar dari pernikahan atau pemakaman itu sendiri.

Karena keluarga telah memberitahu selama bertahun-tahun sebelumnya, jadi kemungkinan semua orang akan datang. Ditambah lagi perayaan ini tidak hanya dilakukan oleh satu keluarga, tapi mengumpulkan beberapa keluarga.

Bagi masyarakat Malagasi ini adalah kesempatan keluarga untuk saling mengenal, dekat dan mencintai satu sama lain. (Indozone.id/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com