AS Mulai Vaksinasi Corona pada Tentaranya yang Bertugas di Korsel


256 view
AS Mulai Vaksinasi Corona pada Tentaranya yang Bertugas di Korsel
Staff Sgt. Kris Bonet/United States Forces Korea vis AP
Komandan Pasukan AS di Korsel, Jenderal Robert B Abrams, saat disuntik vaksin Corona.
Seoul (SIB)
Otoritas Amerika Serikat (AS) telah mulai melakukan vaksinasi virus Corona (Covid-19) terhadap puluhan ribu tentaranya yang ditugaskan di Korea Selatan (Korsel).

Seperti dilansir, Selasa (29/12), Pasukan Amerika Serikat Korea (USFK) mengumumkan vaksinasi Corona telah dimulai untuk tenaga kesehatan militer dan sipil, juga anggota tim cepat tanggap dan tim komando USFK, Selasa (29/12) waktu setempat. Vaksinasi dilakukan dengan vaksin Corona buatan Moderna.

Di antara kelompok pertama yang menerima suntikan vaksin Corona adalah Jenderal Robert B Abrams yang merupakan Komandan Jenderal USFK. Abrams memimpin 28.500 tentara AS yang ditugaskan di Korsel saat ini.

Disebutkan USFK dalam pernyataannya bahwa vaksinasi Corona ini 100 persen bersifat sukarela dan tidak wajib.

"Saya sangat menganjurkan semua individu yang memenuhi syarat untuk menerima vaksin," cetus Abrams memberi imbauan.

Pernyataan USFK menyebut lebih banyak pasokan vaksin Moderna, dan kemungkinan vaksin lainnya yang mendapat persetujuan Otoritas Makanan dan Obat-obatan AS (FDA), akan dikirimkan kepada USFK.

Pengerahan tentara AS di Korsel bertujuan untuk mencegah potensi agresi dari Korea Utara (Korut). Abrams menyebut bahwa vaksin Corona menjadi 'alat lainnya yang akan membantu USFK menjaga postur pertahanan yang kuat'.

Vaksinasi Corona untuk tentara AS ini dilakukan saat otoritas Korsel menghadapi kritikan domestik karena dianggap lambat dalam pengadaan vaksin Corona.

Pada Selasa (29/12) waktu setempat, otoritas Korsel mengumumkan negara ini akan memiliki pasokan vaksin Corona untuk 56 juta orang -- jumlah yang cukup untuk 51 juta jiwa populasi Korsel. Otoritas setempat berencana mulai memvaksinasi warganya pada Februari tahun depan.

Korsel mencetak rekor baru untuk tambahan kematian tertinggi dalam sehari, dengan melaporkan 40 kematian akibat Corona dalam 24 jam terakhir. Negara ini juga melaporkan 1.046 kasus baru dalam sehari. Total 58.725 kasus Corona terkonfirmasi di Korsel, dengan 859 kematian. (Detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com