Peserta WHV Asal Indonesia Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Australia


189 view
(Foto: Halaman GoFundMe)
Arie meninggal setelah mengalami kecelakaan di jalan bebas hambatan di negara bagian Queensland, Australia.
Queensland (SIB)
Peserta program visa bekerja dan berlibur, atau Work and Holiday visa (WHV) asal Indonesia dilaporkan meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Queensland, Australia, Senin lalu (22/3).

ABC mengontak Kepolisian Queensland yang mengonfirmasi jika yang tewas dalam kecelakaan tersebut bernama Arie H Putra. Ia meninggal di lokasi kejadian, yakni di jalan bebas hambatan New England Highway, kawasan Stanthorpe.

Kepolisian Queensland mengatakan masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan lalu lintas fatal tersebut. Dalam pernyataannya, pihak kepolisian menyebutkan satu truk sedang melaju ke arah Selatan di New England Highway dan menabrak sedan yang melaju dari arah sebaliknya. Penumpang perempuan yang sedang bersama Arie dan pengendara truk tidak terluka dalam kecelakaan tersebut.

Arie Putra datang ke Brisbane, Australia pada akhir tahun 2019 sebagai pemegang Work and Holiday Visa (WHV). Ia tinggal bersama kakaknya, Fahsya Azani Putra, yang sudah hampir tiga tahun hidup dan bekerja di Brisbane. "Yang sangat menyakiti hati saya adalah karena adik saya itu datang ke Australia karena ingin membahagiakan orangtua saya." "Dan dia itu lagi benar-benar banting tulang kerja, dia cerita sama saya karena dia pasang target [pencapaian]," kata Fahsya.

Fahsya mengatakan Arie baru pertama kali tinggal jauh dari orangtuanya. Ia sudah berencana memberikan kejutan kepulangan ke Indonesia setelah masa berlaku WHV tahun keduanya habis bulan Juni tahun ini.

Arie dikenal sebagai seorang pekerja keras, mandiri dan sederhana oleh Sasha Adia Valent, salah satu pemegang WHV asal Indonesia lainnya. Keduanya pernah bekerja bersama di perkebunan mangga di daerah Mareeba, satu kota kecil di Queensland.
Bantuan dari Perwakilan Indonesia

Kepada ABC Indonesia KJRI Sydney, yang juga membawahi Queensland, mengatakan telah mendapat email dari kantor polisi distrik Stanthorpe soal kabar kecelakaan atas nama Arie Hirdansyah Putra. "KJRI Sydney akan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di Queensland untuk mendapatkan surat kematian, laporan polisi terkait kecelakaannya dan mengkoordinaskan pemakaman," tulis KJRI Sydney dalam pernyataannya.

"Untuk membantu pihak keluarga, KJRI Sydney juga telah berkoordinasi dengan polisi setempat, masyarakat Indonesia dan Muslim Funeral Service di Brisbane untuk memfasilitasi pemakaman." "Selain itu, KJRI juga akan memastikan seluruh hak-hak AHP [Arie] dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku." Fahsya mengatakan sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya dari banyak pihak. Sejumlah kelompok komunitas Indonesia di Queensland juga telah menggalang dana untuk membantu keluarga, terutama untuk biaya pemakaman. (ABCI/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com