Roket Rusia Meluncur ke Luar Angkasa, Bawa 38 Satelit dari 18 Negara


170 view
(dok. REUTERS/Shamil Zhumatov)
Ilustrasi 
Moskow (SIB)
Sebuah roket Soyuz buatan Rusia diluncurkan dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan. Roket Rusia ini membawa 38 satelit asing ke orbit di luar angkasa.

Seperti dilansir, Senin (22/3), badan antariksa Rusia, Roscosmos, mengumumkan bahwa roket Soyuz yang membawa 38 satelit dari 18 negara itu meluncur ke luar angkasa, Senin (22/3) waktu setempat, sekitar pukul 06.07 GMT. Roscosmos juga merilis video peluncuran itu.

"Roket Soyuz 2.1a dengan bagian teratas Fregat dan 38 kendaraan luar angkasa dari 18 negara lepas landas dari kosmodrom Baikonur," demikian pernyataan Roscosmos.

Roket itu akan membawa 38 satelit ke orbit. Satelit-satelit itu diketahui berasal dari belasan negara, seperti Korea Selatan (Korsel), Jepang, Kanada, Arab Saudi, Jerman, Italia dan Brasil.

Salah satu satelit yang dibawa roket Rusia itu adalah Challenge-1, yang merupakan satelit pertama buatan Tunisia yang dibuat oleh kelompok telekomunikasi Telnet.

Peluncuran roket Soyuz ini akhirnya dilakukan setelah mengalami dua kali penundaan sejak Sabtu (20/3) lalu, akibat adanya lonjakan voltase yang terdeteksi.

Sejak jatuhnya Uni Soviet, sektor luar angkasa Rusia tertinggal dari pesaing internasionalnya, yang diselimuti oleh skandal korupsi dan stagnasi teknologi.

Tahun 2018, sebuah roket Soyuz membawa seorang kosmonaut Rusia dan seorang astronaut NASA mengalami kegagalan di tengah peluncuran. Situasi itu memaksa awak untuk melakukan pendaratan darurat dan beruntung, keduanya selamat tanpa cedera. (Detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com