1.000 Lansia Menjadi Prioritas Vaksinasi Medan Johor


98 view
1.000 Lansia Menjadi Prioritas Vaksinasi Medan Johor
(Foto harianSIB.com/Leo Bukit)
VAKSIN: Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit yang digelar di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/9). 
Medan (SIB)
Sebanyak 1.000 orang lanjut usia (lansia) menjadi prioritas vaksinasi bertema, "Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit" yang digelar di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/9).

Seperti dilansir dari harianSIB.com, kegiatan yang merupakan kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan XL Axiata ini diluncurkan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution beberapa hari lalu.

"Untuk Medan Johor tersedia 1.000 vaksin dibagi ke enam kelurahan yakni Suka Maju, Kedai Durian, Titi Kuning, Kuala Bekala, Pangkalan Masyhur dan Gedung Johor. Kegiatan dipusatkan di Taman Carikan setiap Rabu, Kamis, Jumat, Senin dan Selasa," kata Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi didampingi Head Sustainability & Internal Communication XL Axiata, Andy Satrio Yuddho dan Corcomm Aldi Desmet di sela kegiatan.

Berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan Kota Medan serta kepala Puskesmas, lansia lebih rentan terpapar Covid-19 makanya menjadi prioritas untuk divaksin. Selain lansia, vaksin juga ditujukan buat pendamping seperti suami atau istri dan anak.

Seluruh lurah dan kepala lingkungan diminta mendata setiap lansia di lingkungan masing-masing, sehingga informasi lebih tersampaikan secara lengkap. Disinggung penyebaran kasus, mantan Camat Medan Amplas ini bersyukur karena menurun signifikan.

"Alhamdulillah, turunnya lebih 50 persen, sebelumnya perhari 40 kasus, turun ke 20, tiga kasus bahkan beberapa hari lalu nihil. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat tetap menaati protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan," ujarnya.

Andy Satrio Yuddho menambahkan program "Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit" dimulai Maret hingga Juli. Medan merupakan kota kedua setelah Depok, Jawa Barat. "Awalnya di Depok, karena masyarakat antusias dan kebutuhan vaksin juga masih tinggi, maka kegiatan dilanjutkan ke Medan," terangnya.

Dikatakannya, di Medan diawali di RSUP H Adam Malik dilanjutkan ke empat kecamatan masing-masing Medan Selayang, Medan Johor, Sunggal dan Tembung. Setelah itu kembali ke Medan Selayang untuk vaksin dosis kedua.

Target, sambungnya, di RS Adam Malik 500 vaksin dan di setiap kecamatan 200. "Khusus vaksin di RS Adam Malik, bisa mendaftar melalui link di xlaxiata.co.id/indonesiabangkit. Dengan program ini kami berharap masyarakat terlindungi dan bisa beraktivitas kembali seperti semula sehingga ekonomi meningkat," tutupnya. (SS6/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com