Putus Mata Rantai Penularan Covid-19

12 Nakes RSUD Rantauprapat Dikarantina di Wisma Atlet


584 view
12 Nakes RSUD Rantauprapat Dikarantina di Wisma Atlet
Foto: Dok/Disporabudpar Labuhanbatu
SEMPROT KAMAR: Petugas menyemprotkan cairan desinfektan ke ruangan kamar dan pekarangan Wisma Atlet di komplek Stadion Binaraga Jalan Menara Rantauprapat, sebelum dihuni tenaga kesehatan RSUD Rantauprapat yang dikarantina akibat tertular Covid-19, Minggu (27/9). Sudah 12 Nakes RSUD itu dikarantina di Wisma Atlet ini. 
Rantauprapat (SIB)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali mengirim tenaga kesehatannya yang menjadi korban penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19) ke Wisma Atlet Stadion Binaraga di Jalan Menara, Kelurahan Ringoringo, Kecamatan Rantau Utara. Saat ini sudah 12 orang tenaga kesehatan (Nakes) RS pelat merah itu dikarantina di rumah singgah.

"Ya, ada yang tambah 2 orang. Tadi malam masuk satu dan satu lagi tadi pagi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Labuhanbatu, Hobol Zulkifli Rangkuti, menjawab konfirmasi SIB melalui telepon seluler, Senin (28/9).

Dua korban penyebaran virus corona di kluster RSUD Rantauprapat itu menambah jumlah Nakes diisolasi di Wisma Atlet yang sengaja dimanfaatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu, untuk tempat karantina bagi korban positif Covid-19 tanpa gejala.

"Jadi, sudah 12 orang tenaga kesehatan RSUD Rantauprapat yang dikarantina di Wisma Atlet itu sekarang. Mereka pakai 12 kamar. Semua fasilitas lengkap di situ," ungkap Hobol Rangkuti.

Ia menyebut, para Nakes dimaksud dikarantina di wisma tersebut atas permintaan Direktur RSUD Rantauprapat dr Safril RM Harahap SpB, Sabtu (26/9) malam.

"Malam itu masuk 5 orang sekira pukul 23:00 WIB, dan Minggu siang hingga sore masuk lagi 5 orang. Semua sehat," sebut Hobol.
Direktur RSUD Rantau-prapat melalui Humas, Dony Simamora membenarkan penambahan 2 Nakes mereka yang dikarantina di Wisma Atlet.

Sebelumnya, ia menyebut sudah 22 orang tenaga medis RSUD Rantauprapat yang menjadi korban penularan Covid-19 di RS itu.
"Sampai saat ini Nakes kita yang positif sudah 22 orang. Hasil swabnya positif. RSUD akan memasilitasi (semua kebutuhan) karena mereka Nakes kita," sebut Dony.

Humas Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan Labuhanbatu, dr Ibnu menyebut karantina terhadap para Nakes itu dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan RSUD dan di lingkungan masing-masing. (BR6/d)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com