Jumat, 24 Mei 2024 WIB
Pemkab Dairi Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

2.814 Aparat Desa Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

Redaksi - Minggu, 12 Februari 2023 13:29 WIB
402 view
2.814 Aparat Desa Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian
Foto/SIB Tulus
TANDATANGANI: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan, dr Suci Rahmad tandatangani kerja sama terkait jaminan sosial seluruh aparat desa di Dairi, Rabu (8/2) di Balai Budaya Sidikalang.
Sidikalang (SIB)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Medan, jalin kerja sama terkait jaminan sosial aparat desa, Rabu (8/2) di Balai Budaya Sidikalang.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu dan pihak BPJS Ketenagakerjaan, dr Suci Rahmad yang turut disaksikan, Asisten Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbagut, Awalul Rizal, Asisten 1 Setda Dairi, Jhonny Hutasoit, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bahagia Ginting, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Karo, Redi Paska Sinulingga.

Eddy KA Berutu mengatakan, penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seluruh aparat yakni kepala desa, perangkat desa dan BPD di Dairi, sudah mendapat asuransi perlindungan tenaga kerja dan asuransi kematian.

Adanya jaminan kecelakaan kerja dan kematian, aparat pemerintahan desa merasakan kenyamanan dalam melaksanakan tugas serta meningkatkan kinerja dan pelayanan masyarakat.

Diterangkan, penerima jaminan sosial tersebut yaitu kepala desa sebanyak 161 orang, Sekdes 161 orang, Kaur dan Kasi 700 orang dan Kadus 803 dan BPD 989 orang. Pemerintah akan membayar premi per aparat desa tiap bulan Rp 13.622.

Aparat desa yang ditanggung jaminan sosialnya 2.814 orang. Premi dibayarkan Pemkab Dairi tiap bulan, dimana anggaran sudah diplot di Dinas Pemdes.

"Diharapkan seluruh aparat desa merasa nyaman dalam melaksanakan tugas, menambah semangat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya. [br]



Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan dr Suci Rahmad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Dairi atas dukungan, kepercayaan dan amanah, dalam memberikan jaminan sosial untuk melindungi aparat desa.

Dalam hal ini, ada 2 jaminan yang akan didapatkan para peserta dalam program ini yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian. Semua peserta akan mendapat kartu.

Aparat desa akan mendapat jaminan sosial ketika mengalami kecelakaan saat bekerja. Misalnya, kecelakaan mengakibatkan luka dan cacat. BPJS akan menanggung biaya mulai dari biaya transportasi menuju rumah sakit dari lokasi kecelakaan, pengobatan dan lainnya, bahkan tidak ada batasan rawat inap di rumah sakit.

Kemudian, jika peserta meninggal dunia saat bekerja, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan sekitar Rp 143 juta dan sementara jika meninggal diluar jam kerja akan diberikan santunan sekitar Rp 43 juta. (B3/d)






Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Dairi Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan TA 2023
Pasar Sidikalang Masih Semrawut, Penertiban Gagal Dilaksanakan Pemkab Dairi
Pemkab Dairi akan Tegas Tata Pasar Sumbul, Dibutuhkan Payung Hukum
Pemkab Dairi Gelar Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Bahan Pokok
Pemkab Dairi Dapat Kuota Perekrutan PPPK Sebanyak 1.821 Formasi Tahun 2024
Pemkab Dairi akan Laksanakan Uji Kompetensi ASN Eselon 2
komentar
beritaTerbaru