3 Organisasi Rayakan Paskah dan Doa Kenaikan Yesus Kristus

4 Pilar Kebangsaan Adalah Realisasi Ajaran Alkitab


199 view
4 Pilar Kebangsaan Adalah Realisasi Ajaran Alkitab
Foto: PGPI-P SU
PENEBALAN IMAN: Sejumlah pengurus 3 organisasi kekristenan merayakan Paskah dan Doa Bersama Kenaikan Yesus Kristus di Sibayak N’cole Resort dan Pemandian Air Hangat Brastagi, Kamis - Jumat (26 -27/5). Terlihat Ketum PGPI -P Sumut Pdt Baginda Nainggolan (dua kiri), Pdt Vera Modingir, Pdt Rotua Manurung, Pdt Joshua Nainggolan, Pdt David Silalahi, Pdt Sahat Siringoringo. 

Brastagi (SIB)

Tiga organisasi kekristenan merayakan Paskah dan Doa Bersama Kenaikan Yesus Kristus di Sibayak N’cole Resort dan Pemandian Air Hangat Brastagi, Kamis - Jumat (26 -27/5). Ketiganya adalah Perkumpulan Doa Sekota Getsemane (PDSG); Bina Kerja Sama Antar-Generasi (BKAG); dan Perkumpulan Gerakan Pentakosta Indonesia - Pembaharuan (PGPI -P) Sumut. Kegiatan dua hari penuh itu diisi pewarta firman Pdt Dr Baginda Nainggolan MA MTh dan Pdt Joshua Nainggolan SS.


Ketua Umum PGPI-P Sumut Pdt Dr Baginda Nainggolan MA MTh mengatakan doa bersama itu pun bagian dari reatret untuk kebersamaan para gembala, pemuka agama dan sinode dalam menyatukan persepsi untuk ikut membangun religiunitas yang tak terpisahkan dari kehidupan berbangsa bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indoneisa (NKRI). “Kegiatan bagian dari menunggu rahmat-Nya dalam Hari Raya Pentakosta,” tegas pendeta yang juga pengasuh sejumlah panti asuhan di Medan dan Delsierdang tersebut.


Pdt Dr David Silalahi MTh MA mengatakan, pentingnya satu persepsi dalam membangun moral religi dan bangsa untuk maksud membentengi pikiran bahkan perbuatan dari hal-hal kontraproduksi, yang mungkin dapat dilakukan pemuka agama.


Gembala jemaat Gereja GPPS Jalan Persatuan Gg Abadi - Sei Sikambing B Medan itu mengatakan, kehidupan di Tanah Air dari sisi nasionalisme keindonesiaan diterjemahkan dalam empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Empat pilar kebangsaan itu adalah realisasi dari ajaran Alkitab. Seperti isi Yeremia 29:7 bahwa orang Kristen harus mengusahakan kesejahteraan kota sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraan kita warganya,” tegasnya. “Sama seperti pemerintah yang mengusahakan kesejahteraan warganya, termasuk para gembala!”


Pdt David Silalahi menegaskan, tanggung jawab para pemuka agama adalah membentengi generasi muda bangsanya dari informasi yang kontraproduktif. “Upaya itu bagian dari menciptakan generasi muda altar sebagai masa depan gereja di Indonesia,” tegasnya.


Ketua Panitia Pelaksana Pdt Sahat Siringoringo MTh melaporkan, kegiatan yang mengadopsi tata cara Pentakosta itu berlangsung dua hari penuh dan diisi dengan aktivitas kekristenan. “Kekristenan dalam nasionalisme keindonesiaan!”


Dimulai dari mandi air hangat yang mengingat pembabtisan kudus yang dilayani Pdt Joshua Nainggolan. Di sekempatan itu Ketua Gereja Allah di Indonesia tersebut mengurai nats berdasar tema kegiatan bahwa setelah Kenaikan Yesus Kristus maka Hari Raya Pentakosta, seperti diurai dalam doa Pdt David Silalahi.


Dilanjutkan dengan biston dilayani Pdt Damasyus Napitupulu STh serta renungan Pdt HAS Kembaren MTh yang dilanjutkan dengan ibadah siang dipimpin demgan khotbah Pdt Baginda Nainggolan.


Ia mengupas 1 Tesalonika 5: 17 yang mengajak umat untuk terus berdoa. Seperti yang dipesankan Rasul Paulus pada Sidang Jemaat di Tesalonika. “Dalam penantian Hari Raya Pentakosta, janji-Nya sesegeranya tergenapi,” tegas pengkhotbah.


Selain para pengurus tiga organisasi tersebut di atas, kegiatan dihadiri sejumlah tokoh Kristen dan utusan sinode di antaranya Pdt Oloan Sibatuara MTh, Pdt Julianus Palimbunga STh, Pdt Vera Modingir, Pdt Rotua Manurung STh dari Yayasan Elim Anugerah dan Ev Rita Napitupulu, Ps Hasoloan Tambunan STh, Pdt Hotman Sinambela STh, ahli digital Jhonny Nasution sejumlah pimpinan organisasi sekuler. (R10/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com