7,6 Ha Lahan Pertanian Hancur Diterjang Banjir Lahar Dingin di Karo


42 view
7,6 Ha Lahan Pertanian Hancur Diterjang Banjir Lahar Dingin di Karo
Foto Dok
Kadis Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Purba Karo Karo
Karo (SIB)
Akibat bencana banjir lahar dingin dari Gunung Sinabung yang terjadi di Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket, pekan lalu, menghantam lahan pertanian di sekitar aliran banjir lahar dingin itu.

Banjir lahar dingin tak hanya menyebabkan jalan antar kecamatan terputus sementara, lahan pertanian warga juga hancur diterjang material banjir lahar dingin.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Purba Karo Karo, Rabu (8/9) menyebut, berdasarkan data mereka, seluas 7,6 hektare (Ha) lahan pertanian warga hancur diterjang banjir lahar dingin. "Kemaren kita cek ke lokasi dan kita data. Seluas 7,6 Ha menjadi rusak tersapu banjir," katanya.

Katanya, dari 7,6 hektare lahan pertanian warga ini banyak ditanami dengan berbagai jenis tanaman baik muda maupun tua. Dirinya mengatakan, dari pantauan mereka di lokasi lahan pertanian yang terdampak banjir lahar dingin seperti komoditi jagung, salak, bawang merah, hingga kopi. "Semuanya kita lihat puso atau tidak bisa dipanen," ungkapnya.

Akibatnya, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini diperkirakan Rp 344 juta. Dari total luas lahan yang rusak terlihat jika komoditi yang ditanam masih usia muda sekitar satu tahun usia tanam, katanya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Dinas Pertanian yaitu melayangkan surat ke Kementerian Pertanian. Dirinya mengatakan, melalui surat tersebut nantinya diharapkan para petani bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian baik berupa bibit maupun lainnya.(b1/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com