BNNK Simalungun Diskusi Bahaya Narkoba di Parapat

72 Desa di Simalungun Rawan Penyalahgunaan Narkoba


257 view
72 Desa di Simalungun Rawan Penyalahgunaan Narkoba
Foto Dok/Kelurahan Tiga Raja Parapat
DISKUSI: BNNK Simalungun berdiskusi dengan masyarakat dan instansi pemerintah untuk sama-sama mengawasi penyalahgunaan Narkoba di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, Kamis (27/8). 
Parapat (SIB)
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun berdiskusi dengan pemerintah setempat dan masyarakat tentang bahaya dan teknik menghentikan peredaran narkoba, Kamis 27/8) di Convention Hall Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Simalungun Romince V Sitorus dalam sambutannya, tujuan diskusi (talkshow) untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya Narkoba dan dampak yang ditimbulkan dalam tubuh manusia serta ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi dan menghentikan penyebaran Narkoba yang saat ini sudah sampai ke pelosok desa.

Dijelaskannya sesuai dengan data BNNK Simalungun, 72 desa saat ini rawan penyalahgunaan narkoba, termasuk Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kelurahan Parapat dan Kelurahan Tigaraja sehingga perlu sosialisasi sejak dini agar masyarakat dan instansi pemerintah dapat mencegah dan mengawasi penyebaran narkoba sehingga tidak merusak generasi bangsa.

"Kita akan lebih gesit lagi mensosialisasikan bahaya Narkoba dan mengajak seluruh masyarakat untuk menghindari narkoba karena sangat berbahaya kepada generasi bangsa," kata Vince.

Acara di hadiri oleh Lurah Tigaraja Darmadonni Silalahi, Bhabinkamtibmas Polsek Parapat, Babinsa Koramil 11/Parapat Serma T Sianturi dan intansi pemerintah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon dan masyarakat Parapat.(S12/d)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com