77 Tahun Indonesia Merdeka, Indonesia Darurat Kekerasan Terhadap Anak

* Arist: 52 Persen Kekerasan Seksual Terhadap Anak

184 view
77 Tahun Indonesia Merdeka, Indonesia Darurat Kekerasan Terhadap Anak
Foto: Ist/harianSIB.com
Arist Merdeka Sirait.

Medan (SIB)

Meningkatkatnya berbagai bentuk kekerasan terhadap anak di Indonesia dan khususnya di Sumatera Utara menunjukkan negara telah gagal melindungi Anak.


Hal ini dinyatakan Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menanggapi maraknya kekerasan terhadap anak yang terjadi di Sumatera Utara, Jumat (12/8).


Arist mengatakan, pemerintah sebagai penyelenggara negara juga tidak mampu menjaga dan menjamin keberlangsungan hidup anak dan hak-hak dasar anak.


"Masyarakat, orangtua dan keluarga telah abai menjaga dan melindungi hak-hak mendasar anak," ucapnya.


Ia juga mengatakan bahwa fakta menunjukkan ada banyak anak di berbagai tempat di Indonesia hidup dalam lingkaran kekerasan, baik kekerasan fisik, mental bahkan kekerasan seksual yang dilakukan orang terdekat. Hidup dalam garis kemiskinan, terutama anak-anak yang berada pada daerah-daerah perbatasan, terpencil dan terisolir.


"Ada banyak data yang dilaporkan di Komnas Perlindungan Anak, 52 persen dari pelanggaran hak anak di Indonesia tersebut didominasi oleh kasus kekerasan seksual baik dalam bentuk hubungan seksual sedarah, sodomi, pelecehan seksual, rudapaksa dan berbagai bentuk perbuatan pencabulan," paparnya.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com