8 Calon Kepala SDN Sampaikan Aspirasi ke DPRD Pematangsiantar


144 view
8 Calon Kepala SDN Sampaikan Aspirasi ke DPRD Pematangsiantar
(Foto SIB/ Harryson Manurung)
DATANGI : Delapan dari enampuluh sembilan calon kepala SD Negeri yang mengikuti assesmen, mendatangi Kantor DPRD Pematangsiantar, Jumat (14/1), untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan. Mereka difoto sdi halaman depan kantor DPRD, seusai bertemu dengan Ketua DPRD, Timbul M Lingga SH. 
Pematangsiantar (SIB)
Delapan dari enampuluh sembilan calon kepala SD Negeri yang lulus assesmen menemui Ketua DPRD Pematangsiantar, Jumat (14/1), meminta dibatalkan SK Dinas Pendidikan tertanggal 23 Desember 2021, karena dinilai bertentangan dengan Perwal nomor 13 tahun 2021.

Kehadiran mereka sempat disahuti Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul M Lingga SH. Kedelapan calon kepala SD Negeri tersebut berbincang sejenak di halaman depan kantor wakil rakyat itu, menyampaikan keluhan dan uneg-uneg, status mereka tak jelas, meski sudah lulus assesmen.

Sebaik mendengar keluhan para calon kepala SD tersebut, Timbul Lingga menyarankan, supaya datang hari Senin (17/1) pukul 09.00 WIB tepat. ”Saya harus hadir, saat ini ada pertemuan penting dinas,” sebut Ketua DPRD Pematangsiantar meyakinkan utusan para kepala SD tersebut.

Secara terpisah, Risnida Br Marpaung mewakili rekannya kepada SIB, menguraikan secara panjang lebar proses assesmen yang diikuti para calon kepala SD Negeri. Peserta assesmen dipungut yang Rp 600 ribu/orang untuk biaya pemeriksaan kesehatan yang dijanjikan akan dikembalikan, akan tetapi belum direalisasi.

Assemen itu lanjut Risnida dilaksanakan selama dua hari di Siantar Hotel, bulan Mei 2021. Dia menyebut 116 SD Negeri diregrouping menjadi 69 SD definitif dan yang mengikuti assemen 84 orang, lulus 69 orang.

Fotokopi surat keluhan mereka terkait kronologi regrouping 116 menjadi 69 SD Negeri di Kota Pematangsiantar dipaparkan berikut jumlah peserta assesmen 84 orang hingga yang lulus 69 orang.

Anehnya kata Risnida, SK Plt bagi 69 yang lulus diteken Wali Kota Pematangsiantar tanggal 2 November 2021, tetapi tidak dibagikan.

Kemudian terbit SK Plt kepala SD tertanggal 23 Desember 2021 bagi orang-orang yang tidak ikut assemen. Tapi ada yang tidak lulus. assesmen malah diangkat jadi Plt kepala SD. Akibatnya 69 calon kepala SD yang lulus assesmen, tidak diangkat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala SD Negeri yang diregrouping itu.

Inti tuntutan kata mereka senada, supaya Wali Kota Pematangsiantar melalui Kepala BKD, mengevaluasi SK tanggal 23 Desember 2021 dan berharap supaya dipastikan yang berhak diangkat, yang lulus assesmen.(D1/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com