AMA Kotapinang Minta Pemkab Labusel Patuhi Kepmenkes Percepat Pembayaran Insentif Nakes


147 view
AMA Kotapinang Minta Pemkab Labusel Patuhi Kepmenkes Percepat Pembayaran Insentif Nakes
Internet
Ilustrasi
Kotapinang (SIB)
Aktivis Mahasiswa Asal (AMA) Kotapinang, Feri S Peranginangin desak pemerintah Kabupaten Labusel cq Kadinkes mempercepat pembayaran insentif dana mobilisasi vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan yang sedang melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat.

Feri juga meminta Kadinkes Labuhanbatu Selatan (Labusel) menjalankan arahan Presiden RI melalui Kementerian Kesehatan dengan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor: HK.01.07/ MENKES/ 4239 Tahun 2021 tentang Pengaturan Mekanisme dan Besaran Pemberian Insentif Bagi Tenaga Kesehatan.

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan itu sudah dijelaskan, bagi tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten/Kota dan Puskesmas dibayar oleh pemerintah daerah setempat melalui alokasi delapan persen dari DAU dan DBH di masing-masing daerah.

Selain itu kata Feri, arahan dalam Keputusan Menteri Kesehatan, Bupati dan dinas terkait juga harus membaca, mempedomani dan menindak-lanjuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17/ PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya.

Arahan dan peraturan itu diberikan perlu diamanatkan masing-masing kepala daerah serta kepala dinas terkait dalam menyediakan dukungan pendanaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) paling sedikit delapan persen.

“Saya heran dan terkejut setelah membaca pemberitaan koran harian SIB, Kamis (1/7), 6 Bulan Dana Mobilisasi Vaksinasi Covid-19 Belum Diterima Nakes Labusel. Berita seperti ini sangat menyedihkan bagi tenaga kesehatan dan menyayangkan pemerintah daerah Labusel tidak menjalankan arahan Presiden RI Ir Joko Widodo maupun Keputusan Menteri Kesehatan kepada kepala daerah. Mengalokasikan dana insentif saja pun susah direalisasikan, bagaimana pula dinas terkait seperti ini bisa mengatasi pengendalian pandemi Covid-19 yang semakin menggila kini. Mendagri dan Gubsu perlu bertindak tegas kepada pejabat kepala dinas yang dinilai berkinerja buruk,” ucap Feri kepada SIB, Kamis (1/7) di Kotapinang.

Sebelumnya, Kamis (1/7) SIB memberitakan 6 Bulan Dana Mobilisasi Vaksinasi Covid-19 Belum Diterima Nakes Labusel. Kepala Dinas Kesehatan Labusel tidak bersedia dikonfirmasi langsung wartawan. Konfirmasi dikirimkan melalui pesan whatsapp juga tidak dijawab. (E3/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com