APPBI Sumut Siap Kolaborasi Dukung Program Pemko Medan Tingkatkan Ekonomi


126 view
(Foto: Dok/Diskominfo Medan)
TERIMA AUDIENSI: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menerima audiensi penasehat APPBI Sumut Herri Zulkarnaen dan para pengurus di ruang rapat 1 Kantor Wali Kota Medan, Selasa (4/5). 
Medan (SIB)
Asosiasi Pengelolah Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumut mengaku siap berkolaborasi dan mendukung program-program Pemko Medan dalam meningkatkan ekonomi di Kota Medan. Hal tersebut disampaikan penasehat APPBI Sumut Herri Zulkarnaen dan para pengurus saat beraudiensi dengan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM di ruang rapat 1 Kantor Wali Kota Medan, Selasa (4/5).

Dikatakan Herri dalam audiensi itu, APPBI siap mendukung kegiatan Pemko dalam meningkatkan perekonomian di Kota Medan. Apalagi selama ini, akunya, APPBI juga kerap bekerjasama dengan OPD di lingkungan Pemko Medan, seperti menggelar great sale yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata guna menarik pengunjung baik dari Medan maupun dari luar kota.

"Selain itu, kami juga terus menjalin kerjasama dengan pelaku UMKM di kota Medan, untuk mengembangkan UMKM yang ada," katanya.

Selain menyampaikan dukungan, Herri Zulkarnaen yang mewakili para pelaku usaha pusat perbelanjaan mall itu juga menyampaikan beberapa permohonan kepada Wali Kota Medan, seperti meminta dilakukannya vaksinasi Covid-19 kepada para karyawan mall. Di samping itu, juga meminta keringanan pengurangan pajak parkir, pajak reklame, dan pajak lainya yang dibebankan ke mall, serta meminta mall dapat kembali beroprasi hingga pukul 22.00 wib dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

"Permohonan ini kami mintakan kepada Bapak Wali Kota Medan mengingat Covid-19 juga menghantam sektor usaha seperti mal," sebutnya.

Mendengar penjelasan itu, Wali Kota Medan menyambut baik saran dan masukan yang disampaikan oleh para pelaku usaha pusat perbelanjaan mall, sehingga dapat diambil kebijakan yang lebih baik agar dapat meningkatkan perekonomian.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Pemko Medan harus menerima banyak masukan dari para pelaku usaha tujuannya agar dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk menyelamatkan perekonomian," ungkapnya.

Bobby juga berpesan kepada para pelaku usaha pusat perbelanjaan mall agar tetap memperketat Prokes dan memperhatikan jumlah pengunjung.

"Jangan sampai lalai menerapkan Prokes di dalam Mall, perhatikan juga jumlah pengunjung yang datang, jangan sampai terjadi kerumunan di mall," pesannya.

Terkait vaksinasi bagi para karyawan mall, jawabnya, pihaknya akan melakukan vaksinasi terhadap karyawan mall, hanya saja saat ini vaksinasi masih diprioritaskan terhadap Lansia yang memang memiliki resiko tinggi tertular Covid-19.

"Pemko Medan sudah menargetkan 75 persen warga Kota Medan harus divaksinasi. Namun ada beberapa masyarakat yang memang diprioritas untuk divaksin, salah satunya Lansia. Meski begitu, karyawan mall juga akan tetap divaksin untuk kategori ketiga," jelasnya.

Terakhir, Wali Kota Medan meminta para pelaku usaha pusat perbelanjaan mall agar mendaftarkan seluruh karyawannya ke BPJS kesehatan, selaras dengan program Pemko yang ingin mengcover seluruh masyarakat Kota Medan. (Rel/A16/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com