Abaikan PPKM, Satpol PP Pematangsiantar Surati 50 Pengusaha RM, Cafe dan Hiburan Malam


139 view
Foto Dok/Raja Nababan
Raja Nababan
Pematangsiantar (SIB)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar menyurati sekira 50 pengusaha rumah makan (RM), cafe dan tempat hiburan malam, yang mengabaikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Pematangsiantar.

"Hari ini, akan kita buat surat teguran, kita keluarkan sekitar 50 surat teguran kepada pengusaha yang membandel, dan tidak mematuhi surat edaran Wali Kota Pematangsiantar dan surat edaran Gubernur Sumut," kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Pematangsiantar, Raja Nababan kepada SIB di ruang kerjanya, Senin (15/3).

Menurut Raja, masih ada pengusaha RM, kafe dan lokasi hiburan malam yang tidak mengindahkan surat edaran Wali Kota Pematangsiantar terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Pematangsiantar sampai dengan pukul 22.00 WIB, selama 14 hari, berlaku sejak 9 Maret 2021.

Dari hasil peninjauan Satpol PP Pematangsiantar, diakui Raja, seluruh rumah makan, kafe dan tempat hiburan malam di Jalan Gereja Pematangsiantar telah menjalankan surat edaran Wali Kota Pematangsiantar soal batas operasional hingga pukul 22.00 WIB.

"Di jalan gereja, tempat-tempat kuliner sudah kami tinjau pukul 22.00 WIB sudah tutup semua. Jalan Kartini sebagian sudah tertib, termasuk yang di depan sekolah Taman Siswa, namun untuk di Jalan Kartini masih ada yang membandal, ini akan kita kasih surat teguran," tutur Raja.

Bahkan Raja mengatakan, apabila pengusaha tidak mengindahkannya, akan melaporkan ke perizinan untuk segera mencabut izin usaha tersebut. "Apabila tidak diindahkan surat teguran tersebut, akan dilakukan teguran kedua, teguran ketiga, baru kita beritahukan ke pihak perizinan agar segera meninjau izinnya," tegas Raja.

Dia mengatakan, saksi yang diberlakukan sudah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Pematangsiantar Nomor 19 tahun 2020 tentang Covid-19, yaitu, sanksi teguran lisan, teguran tertulis (sampai tiga kali), pemberhentian sementara, pemberhentian tetap kegiatan, pencabutan izin sementara dan pencabutan izin tetap.

Sebelumnya, sebagai pemberitahuan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Pematangsiantar bersama Satpol PP Pematangsiantar sudah mengantarkan surat edaran kepada sekitar 181 pengusaha rumah makan, cafe dan tempat hiburan malam, agar beroperasi hingga pukul 22.00 WIB selama 14 hari. (D8/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com