Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Ada 284 Dumas ke Samsat Pangururan Terkait Dugaan Penggelapan Pajak

* Satu Pegawai Honor Bapenda Sumut Buronan
Redaksi - Senin, 15 Mei 2023 19:21 WIB
341 view
Ada 284 Dumas ke Samsat Pangururan Terkait Dugaan Penggelapan Pajak
Foto: Istimewa
Ilustrasi
Samosir (SIB)
Hingga saat ini ada 284 pengaduan masyarakat (Dumas) yang melaporkan dugaan penggelapan pajak ke UPTD Sumut di Pangururan Kabupaten Samosir, meliputi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan lainnya.

Kepala UPTD Samsat Pangururan Samosir, Ronni saat dikonfirmasi SIB, Jumat (12/5) menjelaskan, terungkapnya kasus penggelapan pajak di UPTD Samsat Pangururan Samosir pada bulan Maret 2023 yang lalu, yang melibatkan salah seorang oknum polisi di Polres Samosir dan oknum petugas honorer Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara).

Hingga tanggal 9 Mei 2023 pihak UPTD Samsat Pangururan menerima berkas laporan pengaduan masyarakat sebagai korban penggelapan pajak dengan nilai kerugian sekitar Rp1.047.

Denni Rovi Meliala juga mengatakan, terkait kerugian yang dialami para korban wajib pajak masih terus dilakukan, dimana kemungkinan akan terus bertambah.

Hingga sejauh ini belum didapatkan perkembangan baru untuk penggelapan pajak di lingkungan UPTD Samsat Pangururan, masih terus dilakukan pendalaman.

Denni juga menjelaskan bahwa sebelumnya pihak Polda Sumut telah melakukan penyelidikan untuk kelengkapan berkas pemeriksaan lanjutan.

Sejauh ini pihak penyidik Polda Sumut menyebutkan, keterlibatan pegawai honorer Bapenda Sumut hanya satu orang dan hingga saat ini belum tahu dimana keberadaannya (buronan).[br]


Sesuai dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP)di Kantor DPRD Samosir kemarin bahwa Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera utara telah memberikan draf untuk meringankan para wajib pajak, korban dari penggelapan pajak di UPTD Samsat Pangururan.

Hal tersebut sudah terlaksana, akan tetapi Gubernur Sumatera Utara selaku pemegang keputusan, masih menunggu kepastian hukum dari kasus penggelapan pajak.

Denni, Kepala UPTD Samsat Pangururan mengimbau kepada masyarakat kalau masih ada korban penggelapan pajak agar segera melaporkan ke pos pengaduan yang telah disediakan untuk didata dengan menyerahkan bukti-bukti yang ada serta menuliskan kronologisnya. (FSG/d)





Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Tunggu Hasil Audit BPKP Pelimpahan Tersangka  Acong
Polda Sumut Simpulkan Kematian Bripka AS Akibat Minum Racun Sianida
Puluhan Korban Penggelapan Pajak Almarhum Bripka AS Cs Unjuk Rasa di Mapolres Samosir
Ungkap Kasus Kematian Bripka AS, Polda Sumut Periksa Mantan Kepala UPT Samsat Pangururan dan Kurir Sianida
Jenni Irene, Istri Bripka AS Ajukan Perlindungan ke LPSK
Selidiki Penggelapan Pajak di Samsat Pangururan, Polda Sumut Periksa Dua Kapolres
komentar
beritaTerbaru