Agen Masih Penentu Harga Hasil Pertanian di Simalungun


103 view
Internet
Ilustrasi Hasil Pertanian
Simalungun (SIB)
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu sentra pertanian di Sumatera Utara. Berbagai hasil pertaniannya sudah pernah diekspor ke luar negeri. Namun, agen pengumpul masih sebagai penentu harga hasil pertanian bagi petani.

"Agenlah yang membuat harga pertanian di Simalungun. Itu makanya, sering terjadi perbedaan harga jual hasil pertanian, meski kualitas dan jenis barang yang sama," kata petani daerah itu, di antaranya Jasensius Saragih, Rabu (7/4).

Menurutnya, hal itu terjadi karena masih minimnya jaringan petani untuk menjual barangnya langsung ke penampung besar ataupun pelaku eksportir, sehingga agen kecil yang selalu setia mendampingi petani untuk memasarkan hasil pertaniannya.

"Bukan karena itu saja, juga karena minimnya campur tangan pemerintah dalam hal pemasaran hasil pertanian. Sehingga, agen yang menjadi pilihan petani. Ujungnya, agenlah yang menjadi penentu harga," ujarnya.

Karena itu, petani meminta kepada Pemkab Simalungun agar membuat aturan tata niaga pertanian untuk memperpendek mata rantai pemasaran hasil pertanian, agar harga yang hilang akibat panjangnya mata rantai bisa dihindari. (D5/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com