Sabtu, 22 Juni 2024 WIB

Ahli Gizi Sutanto Eryadi MPh Sebut KPU dan Pemerintah Harus Perhatikan Gizi Makanan PPS dan PPK

Redaksi - Jumat, 23 Februari 2024 17:25 WIB
168 view
Ahli Gizi Sutanto Eryadi MPh Sebut KPU dan Pemerintah Harus Perhatikan Gizi Makanan PPS dan PPK
(Foto: ANTARA FOTO/ANDRI SAPUTRA)
KPU NTT melaporkan 83 petugas KPPS sakit usai bertugas dan 3 orang meninggal.  Ilustrasi
Pematangsiantar (SIB)
Asupan makanan bergizi sangat penting diperhatikan untuk menjaga kondisi stamina tubuh bagi orang yang bekerja atau bertugas di atas delapan jam seperti yang dialami para petugas penyelenggara Pemilu.
Hal itu disampaikan ahli gizi Sutanto Eryadi MPh kepada SIB, Kamis (22/2) menyikapi kondisi para penyelenggara Pemilu yang banyak jatuh sakit akibat memaksa kerja melebihi waktu normal atau di atas delapan jam.
“Untuk memitigasi daya tahan tubuh melemah, perlu dikonsumsi lebih awal makanan bergizi dibarengi minum air putih secukupnya. Diingatkan, orang sehat butuh gizi berkualitas, minum air putih dua liter setiap hari, memitigasi dehidrasi karena fisik banyak bergerak,” katanya.
Dalam kaitan adanya informasi 23 orang petugas penyelenggara Pemilu 2024 secara nasional yang jatuh sakit karena kelelahan bekerja, menurut Sutanto, kemungkinan para korban mengabaikan waktu istirahat dalam, meski kondisi fisiknya sudah melemah. “Kajian ilmu kesehatan, jika capek kerja dan atau olahraga, kegiatan fisik harus istirahat dalam fase waktu tertentu, tegasnya.
Penjelasan Sutanto Eryadi, penyandang master publik health (MPh) itu penting menjadi masukan bagi KPU selaku penyelenggara pemilihan umum dan pemerintah pusat terkait kesiapan menyelenggarakan Pemilu tahun 2029 mendatang.
Artinya, KPU RI dan pemerintah pusat harus koordinasi dan komunikasi mematangkan perencanaan kebutuhan prima panitia "ad hock" penyelenggara Pemilu khususnya di tingkat KPPS, PPS dan PPK. Karena ketiga komponen inilah paling repot sibuk kerja siang-malam mendistribusi logistik hingga merekap hasil penghitungan suara pemilihan umum.
Salah satu contoh petugas yang mengalami kelelahan adalah Horas Franki Nababan dan Edward Tambunan anggota PPS Kelurahan dan Leditia Panjaitan anggota PPK Kecamatan Siantar Marihat. Mereka terpaksa dirawat opname di Rumah Sakit Harapan, Pematangsiantar.
Sekretaris KPU Kota Pematangsiantar, Drs Hermanto Panjaitan MSi dikonfirmasi SIB, Kamis (22/2), membenarkan, setelah dirawat beberapa hari, kedua anggota PPS tersebut sudah sehat dan anggota PPK masih dirawat. (**)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
PSU di Samosir dan Nisel Bakal Digelar 29 Juni 2024
KPUD Kabupaten Dairi Tetapkan Bapaslon Rimso Maruli Sinaga dan Barita Sihite Lolos Verifikasi Administrasi
PSU di 9 TPS Sumut Hanya Memilih Caleg DPRD Kabupaten/Kota Saja
PSU di 9 TPS, KPU Sumut Perkirakan Pengiriman Logistik ke Nisel Terkendala Ombak Tinggi
KPU: Tak Ada Kampanye untuk Coblos Ulang
KPU Batubara Tetapkan Kursi dan 40 Anggota DPRD Terpilih hasil Pemilu 2024
komentar
beritaTerbaru