Akses Putus, Warga Dua Desa di Dairi Kumpulkan Donasi Bantu Pemkab Perbaiki Jalan


1.251 view
Akses Putus, Warga Dua Desa di Dairi Kumpulkan Donasi Bantu Pemkab Perbaiki Jalan
(Foto: Dok/Facebook Rejeki Sihite)
PUTUS TOTAL: Jalan menghubungkan Desa Onan Lama dengan Desa Tanjung Saluksuk, Parik Mbue, Kecamatan Pegagan Hilir, putus total, Minggu (15/8/2021).
Sidikalang (harianSIB.com)
Jalan kabupaten menghubungkan Desa Onan Lama dengan Desa Tanjung Saluksuk dan Desa Parik Mbue, Kecamatan Pegagan Hilir, Dairi, putus total di Temba Desa Onan Lama, Minggu (15/8/2021).

Rejeki Sihite warga Desa Tanjung Saluksuk, Senin (16/8/2021), lewat telepon mengatakan, akses menghubungkan desa itu amblas hingga mengakibatkan putus total. Padahal, akses itu jalan utama menuju Desa Tanjung Saluksuk dan Parik Mbue. Memang ada jalan alternatif, tetapi tidak memungkinkan dilalui roda empat karena curam.

Masyarakat dua desa sudah resah dengan kondisi itu dan sudah beberapa kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi. Pemerintah hanya berjanji memperbaiki, tetapi faktanya hingga putus tidak ada perbaikan.

"Warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan itu, karena sebelumnya sudah amblas sebagian meski masih bisa dilalui kendaraan roda 4," ucapnya seperti dilaporkan jurnalis Koran SIB Tulus Tarihoran.

Akibat putusnya akses itu, hasil pertanian seperti durian tidak bisa di jual. "Dua hari ini, durian warga tidak bisa dijual, karena pengumpul tidak bisa menuju kedua desa itu," ucapnya.

Katanya, warga dua desa dan perantau mengumpulkan donasi Rp 10 ribu, untuk diantarkan ke Kantor Bupati Dairi. Sebagai bentuk antusias dan keresahan warga selama ini, karena badan jalan tidak kunjung diperbaiki. Mengumpulkan donasi dengan harapan membantu pemerintah untuk perbaikan badan jalan.

"Warga dan perantau sudah mengumpulkan donasi dengan jumlah sampai saat ini Rp 430 ribu. Dana itu akan diserahkan kepada pemerintah dengan harapan jalan itu bisa segera diperbaiki," katanya.

Rejeki lebih lanjut mengatakan, harusnya pemerintah tanggap dengan keluhan masyarakat, jangan hanya janji-janji. Masyarakat sudah kesal, karena akses itu tidak kunjung diperbaiki.

Sementara Camat Pegagan Hilir, Abdimar Tamba membenarkan akses menuju dua desa itu putus total. BPBD, PUTR Dairi sudah turun ke lokasi, untuk melakukan perbaikan jalan putus. Badan jalan amblas akan diratakan pakai alat berat sepanjang 130 meter dan kemudian ditimbun pakai sertu agar bisa dilalui kendaraan roda 4.(*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com