Anak Pedagang Patah Kaki Diduga Dianiaya Oknum Satpol PP Dairi Saat Penertiban

* Sekretaris Satpol PP: Tidak Ada Penganiayaan

124 view
Foto/SIB Tulus Tarihoran
PATAH TULANG: Yosepha Arta Sitanggang (22) mengalami patah tulang pada kaki kanan diduga dianiaya oknum Sat Pol PP Dairi saat penertiban pedagang, Sabtu (3/4). Terlihat korban meringis kesakitan saat perawatan, Senin (5/4) di Jalan Cipta Desa Huta Rakyat.
Sidikalang (SIB)
Yosepha Arta Sitanggang (22) anak pedagang kaki lima warga Jalan Cipta Desa Hutarakyat Kecamatan Sidikalang, diduga dianiaya oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dairi, saat penertiban pedagang, di Jalan Kelasen Sidikalang, Sabtu (3/4).

Yosepha Arta Sitanggang didampingi orangtuanya, Hotmauli Br Naibaho (44), Senin (5/4) di Jalan Cipta Sidikalang mengaku, Yosepha ke pasar hendak mengantarkan nasi, untuk makan siang orangtuanya. Menunggu balik ke rumah, Yosepha duduk sambil main handphone dekat tumpukan barang dagangan.

Tiba- tiba petugas PD Pasar Sidikalang dan beberapa anggota Satpol PP datang melakukan penertiban, dan petugas PD Pasar memerintahkan anggota Satpol PP untuk mengangkat angkong/ beko sorong yang tidak jauh dari posisi duduk Yosepha.

Yosepha berupaya agar angkong tidak dibawa Satpol PP, kemudian terjadi tarik menarik. Saat Yosepha menarik angkong, oknum anggota Polisi Pamong Praja diduga menginjak kaki kanan dan menarik baju Yosepha.

Akibatnya, kaki kanan Yosepha mengalami patah tulang dan bajunya koyak. "Kaki saya sengaja diinjak dan baju ditarik, agar upaya menarik angkong lepas," tutur Yosepha.

Setelah penertiban usai, Yosepha sempat dibawa para pedagang ke klinik Katolik, karena kondisi kakinya parah, sehingga dirujuk ke RSU Sidikalang.

Di lokasi kejadian, tidak ada aktivitas berdagang. Adapun tumpukan barang dagangan di lokasi itu, karena dipindahkan dari Jalan Sekolah Sidikalang, akibat ada operasi penertiban pedagang.

Ibu Yosepha, Hotmauli menambahkan, penertiban yang dilakukan Satpol PP sangat kasar, sehingga anaknya menjadi korban. "Kami tidak terima perlakuan oknum Satpol PP itu. Kalau penertiban silahkan, jangan main kasar," ucapnya.

Lanjut Hotmauli, kejadian itu sudah dilaporkan ke polisi dengan nomor: STPL/17/IV/2021/SU/ Sektor Sidikalang Kota. "Yang jelas perlakuan kasar Satpol PP itu, tidak kami terima," ucapnya.

TIDAK ADA PENGANIAYAAN
Sementara itu, Kepala Satpol PP Dairi, Eddy Banurea melalui Sekretaris, Mariadi Simanjorang saat dikonfirmasi menbenarkan adanya operasi penertiban pedagang bersama Bidang Perekonomian Setda Dairi dan PD Pasar Dairi. Ia mengaku bahwa penganiayaan tidak ada . "Untuk lebih jelas, pimpinan/ Kepala SatPol PP aja yang memberikan keterangan," ucapnya.(B3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com