Ancam Cabut IMB SPBU Shell, Ketua DPRD Medan Hasyim Dinilai Hambat Investor


103 view
Ancam Cabut IMB SPBU Shell, Ketua DPRD Medan Hasyim Dinilai Hambat Investor
Internet
RDP (Rapat Dengar Pendapat) antara PT Shell dengan masyarakat Jalan Bawal Kelurahan Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area, Selasa (21/9).
Medan (SIB)
Ketua DPRD Medan Hasyim SE mengancam akan mencabut IMB SPBU PT Shell di Jalan Wahidin jika persoalan dengan masyarakat sekitar tidak dituntaskan. Dia memberi waktu sebulan kepada PT Shell menyelesaikan persoalan dengan masyarakat sekitar.

"Jika dalam sebulan ini konflik dengan masyarakat sekitar tidak dicabut maka IMB PT Shell akan kami rekomendasikan untuk dicabut," kata Hasyim ketika memimpin RDP (Rapat Dengar Pendapat) antara PT Shell dengan masyarakat Jalan Bawal Kelurahan Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area, Selasa (21/9).

Hasyim didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Ikhwan Ritonga dan Dedi Aksyari Nasution dari Fraksi Partai Gerindra juga mengultimatum agar PT Shell segera melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar yang akan dibangun SPBU agar tidak menimbulkan polemik.

Sementara itu, pihak dari PT Shell, Bernard dengan tegas keberatan dengan pernyataan Ketua DPRD Medan akan merekomendasikan mencabut IMB. Pernyataan Hasyim dinilainya menghambat masuknya investor. "Kami sudah mengurus izin secara resmi dan sudah keluar, kalau ada masyarakat yang tidak suka atau keberatan ada jalur hukum lewat gugatan ke pengadilan negeri atau PTUN. Karena kita ini adalah negara hukum jadi persoalan harus dituntaskan secara hukum," kata Bernard.

Bernard menegaskan saat ini Pemko Medan tengah gencar gencarnya mengajak investor untuk berinvestasi di Medan jangan sampai persoalan ini menghambat investasi di Medan." Kami berinvestasi di Medan ini secara legal dan mengurus izinnya dengan resmi sesuai dengan Perda dan Perwal. Kalau ada keberatan silahkan lakukan gugatan secara hukum jangan asal cabut saja," ujar Bernard.

Hal senada juga disampaikan Kabid IMB DPMPTSP Medan Jhon E Lase yang menegaskan, secara teknis perizinan IMB SPBU PT Shell sudah resmi dikeluarkan dan tidak ada masalah. "Secara teknis IMB ini tidak ada masalah dan kalau ada keberatan nanti akan kita evaluasi," tegas Lase.

Bernard kembali mengungkapkan, pihak PT Shell sudah punya itikad baik, dengan melakukan pendekatan kepada warga yang berada dilokasi pembangunan SPBU tersebut. "Pihak PT Shell, lurah dan camat sudah beberapa kali mengundang warga untuk musyawarah, namun tidak ada yang datang. Seharusnya warga menghadiri, bukan menghindari. Dan intinya, PT Shell sudah mendapat IMB dari seluruh OPD yang ada di Pemko Medan," jelasnya.

Hadir dalam RDP itu , Camat Medan Area Hendra Asmilan, Kabid Pengawasan PKP2R Cahyadi serta sejumlah masyarakat yang keberatan berdirinya SPBU PT Shell di Jalan Wahidin.

Hasyim yang dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/9) membantah tudingan menghambat investor. Dia meminta pihak SPBU supaya melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar 40 KK. Jangan hanya sekali dua kali membujuk warga karena tidak berhasil langsung berhenti sampai di situ lalu mengatakan warga tidak mau.

"Harus dilakukan pendekatan berkali-kali dengan masyarakat sampai berhasil. Jika masyarakat sudah setuju, silakan bangun, jangan nanti ada anggapan kalau dewan tidak pro rakyat. Meski SIMB sudah dikeluarkan Pemko bisa dibatalkan jika ada temuan masih ada permasalahan," kata Hasyim.

Terkait kenapa dia (Hasyim) memimpin RDP Komisi 4 itu karena dia juga Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pimpinan. Jadi semua OPD Pemko menjadi mitra kerja pimpinan dewan. "Jadi semua bisa kami panggil," tegas Hasyim. (A8/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com