Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Dairi Tahun 2021 Sebesar Rp 44,5 M


168 view
Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Dairi Tahun 2021 Sebesar Rp 44,5 M
dairikab.go.id
Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi Leonardus Sihotang didampingi Kepala Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD), Dekman Sitopu, Selasa (28/9) di sekretariat DPRD Dairi mengatakan, dana refocusing untuk penaganan pandemi Covid-19, anggaran diplot di organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tupoksi masing-masing.
Sidikalang (SIB)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi lakukan refocusing anggaran sebesar Rp 44,5 miliar penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) tahun 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi Leonardus Sihotang didampingi Kepala Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD), Dekman Sitopu, Selasa (28/9) di sekretariat DPRD Dairi mengatakan, dana refocusing untuk penaganan pandemi Covid-19, anggaran diplot di organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tupoksi masing-masing.

Anggaran untuk penanganan kesehatan yang diplot di Dinas Kesehatan dan RSU Sidikalang, untuk penertiban dan disiplin protokol kesehatan (Prokes) di pusat pasar oleh Satpol PP. Pos penyekatan bekerjasama dengan Polres/tim terpadu.

Selanjutnya, untuk penguatan Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan dan Kecamatan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah sekaligus sekretariat Satgas Covid-19.

Akibat refocusing anggaran itu, sejumlah kegiatan terpaksa dibatalkan, padahal semula sudah direncanakan pada APBD induk, terpaksa dicoret seperti pembangunan rumah Dinas Kapolres Dairi sebesar Rp 800 juta dan pembangunan asrama Kejaksaan Dairi sebesar Rp 3,5 miliar, serta pembangunan infrastruktur.

Dekman Sitopu menambahkan, rasionalisasi anggaran juga dampak dari pengurangan dana alokasi umum (DAU) Kabupaten Dairi sebesar Rp 18, miliar. DAU Dairi sebelumnya sebesar Rp 575 miliar, tetapi akibat pengurangan menjadi sebesar Rp 557 miliar. Memang hampir setiap daerah mengalami penurunan DAU.

"Dari total DAU, harus direfocusing sebesar 8 persen atau sebesar Rp 44,5 miliar. Anggaran tersebut tidak harus dipaksakan habis, apa lagi kasus Covid-19 terus melandai," ucapnya. (B3/f)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com