Anggota DPRD Simalungun Harapkan KASN Menjalankan Tugas dengan Arif dan Bijaksana


124 view
Anggota DPRD Simalungun Harapkan KASN Menjalankan Tugas dengan Arif dan Bijaksana
Foto Istimewa
Anggota DPRD Kabupaten Simalungun dari Fraksi Nasdem, Bernard Damanik 
Simalungun (SIB)
Anggota DPRD Kabupaten Simalungun dari Fraksi Nasdem Bernard Damanik harapkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menjalankan tugas dengan arif dan bijaksana dalam melakukan tugasnya terkait adanya indikasi ketidaksesuaian pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Simalungun.

Pernyataan tersebut disampaikan Bernard kepada wartawan di Pamatang Raya, Selasa (23/11) menanggapi kedatangan tim KASN ke Pemkab Simalungun, terkait pelantikan 8 pejabat JPTP setingkat eselon II yang dilaksanakan pada tanggal 1 November lalu.

"Kita berharap, KASN yang turun benar-benar menerapkan aturan sesuai aturan yang berlaku. Kalau memang pelantikan terhadap 8 pejabat eselon II yang dilakukan ada ketidaksesuaian atau tidak layak," silahkan dinyatakan tidak layak dan perlu direvisi," sebut Bernard.

Bilamana hasil penilaian maupun penelitian yang dilakukan KASN terhadap hasil asesment terhadap Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ditemukan ketidaksesuaian dalam hal pelantikan yang dilakukan pada tanggal 1 November lalu kalau tidak sesuai mekanisme dan norma yang diatur undang-undang itu harus direvisi.

Bupati juga harus siap menerima konsekuensi, bilamana KSAN nantinya melakukan revisi atas pelantikan yang telah dilaksanakan pada tanggal 1 November lalu, ujarnya.

Sebagaimana diberitakan SIB, Tim KASN mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pemkab Simalungun pada hari Kamis (18/11).

Saat melakukan temu pers, Asisten KASN Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah 2 meliputi Provinsi Sumatera Utara, Kusen Kusdiana mengatakan ada indikasi ketidaksesuaian pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Simalungun.

"Kami ditugaskan untuk mengklarifikasi, melakukan mediasi dimana dalam berita-berita dan laporan kepada kami bahwa sudah terjadi ada 19 JPTP yang dinonjobkan,” kata Kusen. (D4/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com