Aniaya Balita, Pasutri Warga Gurukinayan Karo Diamankan Polisi


1.563 view
Aniaya Balita, Pasutri Warga Gurukinayan Karo Diamankan Polisi
(Foto: Dok/HumasPolresKaro)
DIAMANKAN: Pasutri warga Desa Gurukinayan yang tega menganiaya keponakannya yang masih balita diamankan di Polres Karo, Senin (26/9/2022). 

Karo (harianSIB.com)

Pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, tega menganiaya keponakannya sendiri yang masih berumur 4 tahun, hingga kritis. Balita malang itu saat ini dirawat intensif di RS Bhayangkara Medan.


Kapolres Karo AKBP Ronni Sidabutar melalui Kasubbag Humas Iptu Sahril Lubis, Senin (26/9/2022), menyebut, balita tersebut dianiaya Mariati (24) bersama suaminya Josis Sembiring (30), warga Desa Gurukinayan, Payung, Kabupaten Karo.


Awalnya, kedua orang tua korban bercerai saat berdomisili di Jakarta. Pada November 2021, Mariati yang merupakan bibik korban menjemput korban ke Jakarta.


"Ayah korban memang menyuruh Mariati (pelaku) menjemput korban untuk dirawat di Desa Gurukinayan. Alasannya karena tidak ada lagi ibunya, sementara korban dan ayahnya ditinggalkan begitu saja oleh ibunya," jelas Lubis.


Menurut pengakuan kedua pelaku, situasi ekonomi yang sulit ditambah orang tua korban yang tidak pernah mengirimkan uang, membuat keduanya mudah kesal dan marah setiap korban melakukan kesalahan.


Kekesalan Mariati dilakukan dengan mencubiti korban dan memukuli dengan rotan, memukuli dengan hanger jemuran pada bagian kaki, paha, punggung badan dan kepala korban.


"Karena kesal dan sering mendengar aduan serta kemarahan istrinya, Josis Sembiring ikut juga marah sehingga ikut menganiaya korban dengan cara memukulinya dengan rotan ke bagian paha, kaki dan badan korban dan menekan telapak tangan korban hingga bengkak. Tiga jari tangan kiri korban juga diduga patah," ungkap Lubis.


Perlakuan Mariati dan Jossi kepada korban juga sering diketahui tetangga, sehingga tetangga sering memberikan makanan kepada korban.


Jika Mariati dan Josis mengetahui hal tersebut, keduanya kembali menganiaya korban.


Tepatnya seminggu lalu, korban mengalami demam naik turun, sehingga tetangga yang sering melihat dan mendengar penganiayaan tersebut, melapor kepada Kepala Desa Gurukinayan.

Penulis
: Theopilus Sinulaki
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com