Antisipasi Bencana, UPN Veteran Yogyakarta Gelar FGD dengan Pemkab Karo


186 view
Antisipasi Bencana, UPN Veteran Yogyakarta Gelar FGD dengan Pemkab Karo
Foto SIB/Marlinto Sihotang
Forum Grup Discussion di kantor Bupati Karo, Selasa (19/4) mengenai pembentukan Pusdalop.

Kabanjahe (SIB)

Untuk mengantisipasi berbagai bencana di wilayah Kabupaten Karo, perlu dilakukan pemantauan kondisi alam dan aktivitas terhadap potensi bencana yang memiliki risiko tinggi secara terus-menerus.


Informasi terkait dengan bencana perlu dikumpulkan, diproses, dianalisis dan selanjutnya disusun laporan serta diseminasinya, sehingga perlu adanya pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana (Pusdalops PB) yang mampu mengelola data dan informasi bencana. Hal ini disampaikan Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang ketika membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) komunikasi dan informasi terpadu dalam pengelolaan bencana melalui pembentukan Pusdalops di Kabupaten Karo, Selasa (19/4) di Aula Kantor Bupati Karo.


Katanya, Pusdalops yang dibentuk harus dapat memberikan informasi kebencanaan berupa kejadian bencana dan upaya penanganan yang dilakukan oleh berbagai pihak baik saat pra bencana, tanggap darurat maupun pasca bencana serta menyebarluaskan kepada pejabat berwenang maupun masyarakat melalui media. Pusdalops yang dibentuk hendaknya memegang kuat prinsip cepat dan tepat, akurat, koordinatif, kooperatif, transparansi dan akuntabel. "Penanggulangan bencana di Kabupaten Karo diharapkan bisa cepat diatasi, bila terjadi bencana semua pihak sudah mengetahui apa yang harus dilakukan sehingga korban jiwa dapat diminimalisir," katanya.


Cory mengapresiasi UPN Veteran Yogyakarta yang diwakili oleh associate profesor, Dr Puji Lestari SIP MSi yang juga sebagai ketua peneliti hibah PTUPT dari DRTPM Dikti tahun 2022 yang telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Karo dalam penanggulangan bencana. "Kiranya ini berkesinambungan dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik," ucapnya.


Kepala Pelaksana BPBB Karo, Juspri Nadeak mengatakan bahwa BPBD Kabupaten Karo saat ini sedang fokus menyediakan pusat informasi bencana dan pengendalian operasi penanggulangan bencana sebagai tindak lanjut atas tuntutan masyarakat. "Saat ini, masyarakat juga mulai menginginkan Pemkab Karo menyediakan data, informasi dan pelaksanaan operasi bencana yang terpusat dan jelas," katanya.


Nadeak berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan ini dapat membantu BPBD Kabupaten Karo dalam membentuk Pusdalops di Karo. Pada tahun 2023 Pusdalops BPBD Karo ini sudah terbentuk dan berjalan mengingat Pusdalops merupakan kunci pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana, urainya.


Adapun narasumber pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) komunikasi dan informasi terpadu dalam pengelolaan bencana melalui pembentukan Pusdalops di Kabupaten Karo antara lain Kepala Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bambang Surya Putra, perwakilan BPBD DIY Indrayanto, Dikau Mardika Pratama dari BPBD Sleman dengan moderator Dr Puji Lestari SIP MSi dari UPN Veteran Yogyakarta.(b1/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com