Kalapas Tanjunggusta Medan Benarkan

Artis Malaysia yang Juga Terpidana Kasus Narkotika Meninggal Dunia


338 view
Artis Malaysia yang Juga Terpidana Kasus Narkotika Meninggal Dunia
Foto: Dok. Istimewa
WN Malaysia Benji saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu.
Medan (SIB)
Artis asal Malaysia Khaeryll Benjamin bin Ibrahim terpidana kasus narkotika, yang sempat viral karena kedapatan simpan sabu dalam anus dikabarkan meninggal dunia karena asma.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IA Tanjunggusta Medan, Arwedi Supriyatno saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/7).

"Betul meninggal di rumah sakit Royal Prima, karena penyakit asma. Meninggalnya hari Minggu, tadi baru dikubur jam 11," ucapnya.

Dikatakan, Khaeryll selama ini sudah beberapa kali menjalani perawatan karena penyakit asmanya.

"Dia asma biasa, cuma udah sering bolak-balik diperiksa di klinik kita. Biasanya dengan bantuan klinik sudah sembuh tapi kemarin karena agak parah dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Keluarga Khaeryll juga sudah mengetahui kematiannya dan ikut menyaksikan pemakamannya secara video call.

"Pemakanannya juga disaksikan oleh Konsulat Jenderal Malaysia dan imigrasi," ucapnya.

Dijelaskan bahwa Khaeryll pada tahun 2017 lalu, telah dihukum pidana penjara selama 11 tahun karena kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 14 gram.

"Dia sejak 2017 menjalani pidana, jadi sudah sekitar 4 tahun," pungkasnya.

Khaeryll telah dihukum pidana penjara selama 11 tahun, denda Rp 1 miliar, subsider 3 bulan penjara oleh Majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (18/10/2017) lalu.

Menariknya, aktor Malaysia yang ditangkap di Bandara Kualanamu karena menyeludupkan sabu-sabu seberat 14 gram di anusnya tersebut seharusnya sudah dihukum mati, karena ia sudah pernah divonis hukuman gantung di negaranya juga karena kasus narkoba.

Hal ini diungkapkan Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP JHS Tanjung yang ikut hadir dalam acara konferensi pers yang digelar pihak Bea dan Cukai Kualanamu, Kamis (20/4/2017) lalu.

"Sebenarnya dia sudah dijatuhi hukuman gantung di Malaysia. Pengakuan dia juga seperti itu karena sudah empat kali terlibat kasus narkoba. Namanya sebenarnya di Malaysia Benjy tapi sekarang dia punya identitas termasuk di paspornya juga namanya Khaereyll,” ujar JHS Tanjung. (A17/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com