Pembersihan dan Penebangan Pohon di Area Longsor

Arus Lalin Medan-Sibolangit dan Sebaliknya Ditutup Hari Ini


172 view
Arus Lalin Medan-Sibolangit dan Sebaliknya Ditutup Hari Ini
Foto Istimewa
Mantan anggota DPRD Sumut, Sudarto Sitepu
Sibolangit (SIB)
Arus lalulintas Jalan Jamin Ginting dari Medan-Sibolangit-Karo-Aceh dan sebaliknya ditutup sementara oleh pemerintah Kecamatan Sibolangit, BPBD Deliserdang dan Polri, Rabu (27/10).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deliserdang Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP mengatakan sehubungan dengan terjadinya bencana longsor pada tanggal 23 Oktober 2021, di Jalan Jamin Ginting Km 37.5 (tikungan Tirtanadi) menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka serius. Mengingat lokasi dimaksud dikhawatirkan rawan longsor susulan, maka diperlukan penanganan berupa pembersihan dan penebangan pohon di obyek tersebut.

"Pelaksanaan pembersihan dan penebangan pohon dimaksud sesuai rencana akan dilakukan hari Rabu, tanggal 27 Oktober 2021, pukul 09.00-13.00 WIB," kata Zainal, seperti dikutip dari harianSIB.com, Selasa (26/10).

Di lokasi area longsor, Zainal Hutagalung didampingi Camat Sibolangit Febri Gurusinga SSTP MSP, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma dan lainnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, pihaknya mohon dukungan personil pengamanan di lokasi dimaksud untuk melakukan pengaturan arus lalulintas berupa penutupan jalur sementara mengingat kegiatan tersebut akan dapat menimbulkan bahaya apabila dilintasi kendaraan, baik dari Medan-Sibolangit-Karo-Aceh.

Kompol Dedy Dharma menambahkan pihaknya turut mendukung dan membantu dalam pengaturan arus lalulintas dalam proses pembersihan dan penebangan pohon. "Titik aman radius jalur yang akan ditutup nanti ditentukan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara. Sebab kejadian yang sama di lokasi tersebut sudah dua kali terjadi.

"Kejadian pertama pada tahun 2020 dan yang kedua kalinya kemarin itu. Potensi longsor masih ada. Jadi pengendara khususnya pengemudi agar selalu berhati-hati ketika melintasi jalan daerah ini," imbaunya.

Satu Arah
Sementara itu, pengamat perhubungan yang juga mantan anggota DPRD Sumut, Sudarto Sitepu mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan dan Pemprov Sumut untuk melakukan rekayasa lalu-lintas satu arah di jalur "maut" jurusan Medan-Berastagi, guna mengantisipasi kemacetan semakin parah di daerah itu.

"Untuk mengatasi kemacetan dalam waktu sementara ini, berlakukan jalur satu arah seperti di Puncak Bogor Jawa Barat. Misalnya, pada Sabtu mulai pukul 15.00 Wib - 19.30 Wib, hanya dibuka untuk satu jalur menuju arah Berastagi dan pada Minggu pukul 15.00 Wib - 19.30 Wib hanya diberlakukan satu arah ke Kota Medan," katanya kepada wartawan, Selasa (26/10) di Medan.

Selain itu, tambah Sudarto, perlu ada larangan bagi truk melintas di hari Sabtu dan Minggu melalui aturan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, mengingat jalan tersebut merupakan jalan nasional. Jika tadinya jalan tersebut jalan provinsi, cukup hanya melalui Pergub (Peraturan Gubernur).

Dengan rekayasa lalu-lintas satu jalur ini, tambah Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumut ini, dipastikan akan bisa mengurai kemacetan yang semakin parah. Tapi tentu dilakukan pengawasan secara ketat oleh aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan, agar para pengemudi tetap mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. (SS6/A4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com