Aspatan Sumut Apresiasi Mentan Gandeng Panglima TNI Perkokoh Ketahanan Pangan

* Pemerintah Saatnya Dorong Investor Berkontribusi Terhadap Kebutuhan Petani

244 view
Aspatan Sumut Apresiasi Mentan Gandeng Panglima TNI Perkokoh Ketahanan Pangan
Foto: Ist/harianSIB.com
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengapresiasi kinerja jajaran Kementan dalam meningkatkan produksi pangan selama beberapa tahun terakhir. Menurut Panglima, pertanian merupakan sektor penting yang terbukti mampu menjadi tulang punggung ekonomi dimasa pandemi.

Medan (SIB)

Ketua DPD Assosiasi Petani dan Pedagang (Aspatan) Sumut Toni Togatorop SE MM mengapresiasi gebrakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang menggandeng Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk memperkokoh ketahanan pangan dan sektor pertanian Indonesia.

"Dengan adanya kerjasama ini, diyakini sektor pertanian akan maju pesat dan ketahanan pangan semakin kuat, mengingat TNI sangat komit melaksanakan segala bentuk tugas yang dilimpahkan negara," tandas Toni Togatorop kepada wartawan, Selasa (26/7) di Medan.

Selain itu, tambah Wakil Ketua DPD Partai Hanura Sumut ini, sektor pertanian juga akan terkawal dengan baik dan tidak akan ada lagi spekulan yang berani mempermainkan harga produk-produk pertanian di tengah-tengah petani.

"Kita berharap kerja sama Mentan dengan Panglima TNI ini diimplementasikan hingga ke tingkat paling akar rumput, karena kokohnya ketahanan pangan dan pertanian ini berada di posisi paling bawah, " tandas Toni sembari berharap agar Panglima TNI menginstruksikan jajarannya untuk mengawal ketat setiap produk atau keperluan petani.

Toni yang juga pembina sejumlah kelompok tani di Sumut ini mengaku sangat senang melihat kegigihan Mentan yang terus mencari solusi alternatif memajukan pertanian serta perkuat ketahanan pangan di Indonesia, sehingga kinerja tersebut hendaknya didukung oleh para kepala daerah di Sumut.

"Semua pihak di daerah hendaknya ikut mendukung upaya Mentan yang berhasil mengatasi gejolak dan kondisi yang dialami petani saat ini, terutama masalah kelangkaan pupuk, mahalnya harga obat tanaman, maraknya permainan spekulan harga dan lainnya, yang tentunya sangat meresahkan petani," tandasnya.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com