Atasi Lonjakan Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru, Forkopimda Tebingtinggi Gelar Rapat Koordinasi

* Wali Kota Umar: ASN Tidak Diberikan Cuti

155 view
Atasi Lonjakan Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru, Forkopimda Tebingtinggi Gelar Rapat Koordinasi
(Foto: SIB/Kominfo)
PIMPIN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan (kanan) saat memimpin rapat koordinasi Forkopimda, Kajari Sundoro Adi (kiri), Kapolres AKBP M Kunto Wibisono (tengah), Senin (6/12).
Tebingtinggi (SIB)
Atasi lonjakan Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru di Tebingtinggi, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menggelar rapat di Aula Lantai IV Balai Kota, Senin (6/12). Pada kesempatan itu juga disoroti terkait ketersediaan stok sembako.

Rapat dipimpin Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dihadiri Kajari Sundoro Adi SH MH, Kapolres AKBP M Kunto Wibisono SH SIK MSi dan Kasdim 0204/ DS May Inf Toto Riyanto.

Wali Kota Umar menyampaikan, sesuai Instruksi Mendagri No. 62 Tahun 2021 untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru, akan dilaksanakan PPKM Level 3 mulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai 02 Januari 2022 di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di dalamnya Kota Tebingtinggi.

“Semua stakeholder terkait, baik dari pemerintahan maupun Forkopimda harus dapat bekerja sama dan saling membantu melaksanakan Instruksi Mendagri No. 62 Tahun 2021 ini. Itu semua di lakukan demi menghindari terjadinya lonjakan kembali Covid-19,” jelas Umar.

Terkait mengantisipasi kenaikan harga sembako dan melonjaknya angka inflasi akibat kelangkaan bahan sembako, wali kota mengatakan agar dilakukan monitoring ketersediaan barang dan harga secara ketat dan terus menerus, serta perlunya dilaksanakan intervensi pasar.

“Diminta dari Bulog, Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Dinas Pertanian berperan secara aktif melakukan monitoring ketersediaan dan intervensi pasar melalui operasi pasar yang dilakukan secara terukur dan terarah,” tegasnya.

Terkait antisipasi lonjakan pemudik, Pemko bersama Polres dan Kodim serta stakeholder terkait, melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, melalui operasi yustisi, pengecekan terhadap pemudik.

Begitu juga dengan pemasangan stiker terhadap rumah pemudik atau rumah yang didatangi pemudik, melakukan uji petik secara random kepada pemudik melalui tes swab antigen dan pemeriksaan sertifikat vaksin dan pemeriksaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Jika diperoleh hasil tes swab antigen positif, maka pemudik tersebut di bawa ke ruang Isolasi Covid TC Sosial Kota Tebingtinggu. Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan harus mempersiapkan alat tes swab antigen, petugas medis, dan petugas piket di ruang TC Sosial Kota Tebingtinggi serta tidak ada ASN yang diizinkan untuk mengambil cuti sampai tanggal 2 Januari 2022,” tegas Umar.

Terkait pencapaian vaksinasi di Kota Tebingtinggi sudah 63 persen, dan target harus tercapai 70 persen
“Biar target tercapai, minimal sebanyak 2.000 orang per hari harus bisa divaksinasi mulai dari (7-17/12) atau sebelum diberlakukannya PPKM secara nasional,” jelas Umar.

Ditambahkan wali kota, untuk mengejar capaian target vaksinasi, untuk pelajar dan guru, maka kepada Kepala Dinas Pendidikan melakukan pendataan terhadap pelajar dan guru dengan cara melakukan razia dan pemeriksaan melalui sertifikat vaksin dan pemeriksaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Untuk ASN, kepada Kepala OPD agar melakukan pemeriksaan dan pendataan kepada ASN maupun tenaga kontrak di lingkungan OPD masing-masing melalui pemeriksaan sertifikat vaksin dan pemeriksaan aplikasi Peduli Lindungi, Vaksinasi untuk ASN dilakukan di Balai Kota (9-10/12).

Dan untuk masyarakat, kepada Lurah diharuskan melakukan pendataan dan pemeriksaan kepada masyarakat yang menerima bantuan sosial agar dapat memperlihatkan bukti telah melaksanakan vaksin ke-2 melalui sertifikat vaksin dan pemeriksaan aplikasi Peduli Lindungi.

Hal lain mengenai bantuan sosial dalam bentuk sembako, sesuai dengan arahan Kapolda Sumatera Utara, wali kota menambahkan, bantuan sembako untuk Social safetinated agar segera dibagikan kepada masyarakat.

“Untuk itu, maka pembagian sembako beras Madani oleh Pemko Tebingtinggi dilakukan sekitar minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-3 Bulan Desember 2021. Diminta kepada Dinas Sosial, agar melakukan koordinasi dengan Bulog untuk penambahan bantuan beras,” jelas Umar.

Terakhir wali kota mengharapkan kepada seluruh masyarakatnya dalam suasana Natal dan Tahun Baru ini untuk dapat selalu mentaati protokol kesehatan, menjaga diri dan waspada akan Covid-19.

Turut hadir Sekdako Muhammad Dimiyathi SSos MTP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bambang Sudaryono, AKP Yudhi mewakili Danyon B Sat Brimobdasu Tebingtinggi, Danramil 13/TT Kapt Inf Budiono, Kakanwil Kemenag Julsukri Mangandar Limbong, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tebingtinggi. (BR3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com