BKKBN Siap Beri Andil Bangun Kota/Kabupaten Tanggap Narkoba


142 view
BKKBN Siap Beri Andil Bangun Kota/Kabupaten Tanggap Narkoba
(ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 
Medan (SIB)
Saat ini Indonesia tengah dilanda bahaya besar narkoba, menjadikan daerah darurat narkoba berdasarkan Instruksi Presiden No.2 Tahun 2020. Saat ini sejumlah 3,5 juta masyarakat Indonesia terpapar narkoba, dan Sumatera Utara menjadi yang terbesar penyumbang terpapar narkoba dengan jumlah 1,5 juta orang. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama, permasalahan narkoba ini tidak dapat berhasil jika hanya BNN saja yang terlibat, seluruh mitra kerja dan stakeholder harus memiliki tugas dan tanggung jawab bersama dalam memberantas narkona di Sumatera Utara," ungkap Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara-Brigjen Pol Toga H Panjaitan ketika membuka pertemuan di Hotel Grandhika Setia Budi Medan, Kamis (7/10).

Pertemuan ini diikuti Kepala BNN Kab/Kota se-Sumut, Polda Sumut, Kejati Sumut, Polrestabes Medan, Kodim 0201 BS, BKKBN Sumut, Dinas Kesehatan dan lainnya, dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

Sebagai lembaga yang konsen terhadap penguatan ketahanan keluarga, peran BKKBN sangat diperlukan dalam upaya memberantas narkoba. Salah-satu indikator suatu kab/kota dikatakan sebagai wilayah tanggap narkoba adalah aspek ketahanan keluarga yang terdiri atas 3 hal penilaian yaitu perilaku sehat, kedekatan sosial dan keharmonisan keluarga.

Plt Kepala BKKBN Sumut Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR mengungkapkan, Perwakilan BKKBN Prov.Sumut siap bekerjasama dengan BNN dan mitra kerja lainnya untuk menjadi Sumut sebagai wilayah tanggap narkoba. "Kita memiliki lebih tenaga penyuluh lapangan dan kader yang tersebar diseluruh kab/kota se-Sumut bahwa sampai dengan tingkat RW/dusun, tentu kita akan menjadikan ini sebagai kekuatan menciptakan ketahanan keluarga di Sumut.

Ditambahkannya, selain memiliki tenaga lini lapangan, BKKBN juga memiliki kelompok-kelompok kegiatan di masyarakat, semisal Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia, melalui kelompok-kelompok ini nantinya kita dapat mensosialisasikan bahaya dan dampak narkoba, sehingga keluarga menjadi lebih paham dan lebih menjaga setiap anggota keluarganya terbebas dari narkoba. (A3/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com