BKKBN Sumut Monitoring Pendataan Keluarga 2021 di Karo


117 view
BKKBN Sumut Monitoring Pendataan Keluarga 2021 di Karo
(Foto: SIB/Piktor Sinaga)
FOTO BERSAMA: Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Sahidal Kastri  foto bersama usai audiensi  dengan Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting yang didampingi  Kadis PPKB Karo, Seruan Sembiring,  Kabid Dalduk PPKB Karo, Repince Sinaga, Selasa (18/5). 
Medan (SIB)
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Sahidal Kastri melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring evaluasi dalam rangka Pendataan Keluarga (PK) 2021 di Karo, Selasa (18/5). Didampingi Koordinator advokasi dan penggerakan Informasi (Adpin) BKKBN Sumut, Rabiatun Adawiyah, Sahidal beserta rombongan berkesempatan melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting yang didampingi Kadis PPKB Karo Seruan Sembiring, Kabid Dalduk PPKB Karo Repince Sinaga.

Sahidal mengapresiasi serta berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo telah mendukung Pendataan Keluarga 2021. Tidak hanya itu, Plt Kaper BKKBN Sumut dalam sela-sela audiensi melakukan promosi dan memberikan penjelasan terkait program kerja BKKBN. Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana yang sering disebut dengan Bangga Kencana. Bangga Kencana merupakan program yang berfokus menjadikan keluarga memilki rencana berkeluarga, mempunyai anak, mempunyai pendidikan sehinga terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas di masyarakat.

Usai pertemuan dengan wakil bupati, Sahidal dan rombongan melanjutkan agenda monitoring dan evaluasi pelaksanaan PK 21 di Karo di aula PPKB. Sahidal bertemu para kader yang merupakan ujung tombak dan komponen penting pelaksananaan PK 21 yang berjumlah sekitar 60 orang.

Seperti yang diketahui, Pendataan Keluarga 2021 dimulai tanggal 1 April 2021 – 31 Mei 2021 dan telah memasuki minggu ke-7. Pendataan Keluarga merupakan kegiatan lima tahunan sejak tahun 1994 yang dilaksanakan BKKBN untuk mendapatkan data keluarga secara mikro. Pendataan keluarga secara langsung akan menghasilkan profil keluarga termasuk profil keluarga pasangan usia subur (PUS) baik yang sudah mengikuti program KB maupun yang belum, menghasilkan data PUS secara akurat dan lengkap, by name by address dimana basis data ini tidak tersedia pada sumber data manapun kecuali hanya diperoleh melalui Pendataan Keluarga 2021.

Pada 25 Januari 2021, Presiden Joko Widodo telah menunjuk BKKBN menjadi koordinator dalam percepatan penurunan stunting yang merupakan salah satu permasalahan kesehatan anak di Indonesia. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak baik fisik maupun otaknya akibat kekurangan gizi kronis. Presiden Joko Widodo telah menargetkan penurunan angka stunting mencapai 14% di tahun 2024 dari 27,6% di tahun 2019. Hal ini berarti BKKBN harus berupaya keras menurunkan angka stunting minimal 2.7 persen setiap tahunnya. Beranjak dari hal tersebut, BKKBN melalui Pendataan Keluarga 2021 memasukkan stunting sehingga dapat mengukur jumlah penderita stunting di Indonesia.

“Stunting musuh kita bersama, jadi peran data sangat penting bagi pemerintah untuk merencanakan serta membuat kebijakan yang sesuai untuk menuntaskan stunting di Indonesia,” ucap Sahidal.

Sahidal juga menghimbau para kader harus mepersiapkan data secara manual dalam Pendataan Keluarga 2021 sehingga ketika data sudah siap, dapat dikirim. Lebih lanjut, Sahidal juga memberikan tips dan trik bagi pada kader pendata untuk melakukan entri data.

“Kalian para kader dapat melakukan pengentrian data pada jam-jam yang tidak sibuk, contoh nya pada waktu bulan puasa kemarin, pengentrian data dapat dilakukan pada saat sahur, sehingga tidak ada kendala dalam proses loading,” katanya.

Sebagai ujung tombak Pendataan Keluarga 2021, para kader sangat diharapkan benar-benar mengisi data dengan baik, valid serta benar. Karena salah satu alasan Pendataan Keluarga 2021 ini dilakukan agar data yang telah diisi nantinya dapat digunakan dalam suatu perencanaan di masa yang akan datang demi kepentingan bersama kita bersama. (A3/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com