BKKBN dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Cegah Stunting di Pematangsiantar


237 view
BKKBN dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Cegah Stunting di Pematangsiantar
Foto Ist/harianSIB.com
Acara Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana yang dilaksanakan BKKBN dengan menggandeng Komisi IX DPR RI di Aula Stikom Tunas Bangsa Jl. Sudirman, Pematangsiantar, Sabtu (20/11).
Pematangsiantar (SIB)
Menjalankan mandat Presiden Joko Widodo dalam memercepat penurunan angka stunting, BKKBN bersama mitra kerja mengajak masyarakat Kota Pematangsiantar untuk bersama-sama mencegah stunting. Ajakan itu disampaikan di acara Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana yang dilaksanakan BKKBN dengan menggandeng Komisi IX DPR RI di Aula Stikom Tunas Bangsa Jl. Sudirman, Pematangsiantar, Sabtu (20/11).

Mengingat angka stunting di Indonesia yang masih tinggi yakni 27,7 persen. Hal ini merupakan masalah besar karena stunting tidak hanya tubuh yang pendek, namun ke depan akan berdampak saat dewasa menjadi lebih mudah terserang penyakit, tumbuh kembang otak pun menjadi terhambat.

Kegiatan kemitraan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, H Ansory Siregar Lc, Deputi Bidang Lalitbang BKKBN, Prof drh M Rizal Martua Damanik, M Rep Sc PhD yang didampingi oleh Direktur KIE BKKBN Eka Sulistia Ediningsih SH dan Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR serta Kepala Dinas PPKB Pematang Siantar, Rumondang Sinaga.

Dalam sambutannya, H. Ansory Siregar Lc turut mendukung upaya BKKBN dalam menekan angka stunting. "Tentu ini menjadi harapan kita semua memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh maka mari kita bekerja sama untuk menekan angka stunting yang masih tinggi" ucap H Ansory Siregar.

Sementara itu Prof drh M Rizal Martua Damanik, M Rep Sc PhD menyampaikan bahwa memberi ASI eksklusif menjadi salah satu cara memenuhi gizi anak yang paling baik dan murah, terutama pada usia 6 bulan pertama. "Maka seharusnya para ibu dan calon ibu tidak sulit untuk memenuhi gizi utama pada bayi, jangan malas untuk menyusui," tambahnya.

Baginya, memiliki generasi yang produktif dan terhindar dari stunting adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan baik demi kemajuan bangsa. (A03/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com