BPJS Kesehatan Medan Seleksi Faskes Melalui Kredensialing dan Rekredensialing


88 view
BPJS Kesehatan Medan Seleksi Faskes Melalui Kredensialing dan Rekredensialing
(Foto Dok/Leo Bukit)
Logo BPJS Kesehatan 
Medan (harianSIB.com)
BPJS Kesehatan wilayah Medan melakukan seleksi fasilitas kesehatan (Faskes) yang ingin menjalin kerja sama melalui proses kredensialing dan rekredensialing sesuai peraturan yang berlaku.

"Sedang proses (rekredensialing). Kalau ada fasilitas kesehatan yang mau mengajukan kerja sama juga akan kami proses (kredensialing)," kata Kepala BPJS Kesehatan Medan Cabang Medan, Sari Quratul Ainy, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan proses rekredensialing dilakukan kepada Faskes yang sudah atau ingin melanjutkan kerja sama di 2022. Proses tersebut sedang berjalan.

"Faskes yang melanjutkan kerja sama juga direkredensialing. Nanti perjanjian kerja samanya dilakukan Desember 2021. Dalam proses rekredensialing ini juga ada penilaian lulus dan tidaknya," ungkapnya.

Sedangkan proses kredensialing dilakukan terhadap Faskes yang baru mau mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ia menyebutkan sampai saat ini ada 7 Faskes Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) baru yang mengajukan kerja sama.

"Ke-7 Faskes ini baru bukan faskes yang mengajukan perpanjangan kerja sama dan sampai dengan saat ini masih dalam proses kredensialing semua. Namun tahapannya beda-beda. Ada yang sudah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), ada yang masih mempelajari PKS, ada yang tahap assessment, melengkapi dokumen dan sebagainya," sebutnya.

Ketentuan seleksi Faskes melalui kredensialing dan rekredensialing ini telah diselaraskan dengan PP Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.

“Salah satu komitmen BPJS Kesehatan adalah memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan memuaskan. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepatuhan dalam regulasi, proses Faskes ini mutlak dilakukan dan wajib dipenuhi oleh faskes yang akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," tegasnya.

Sedangkan persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya perijinan, ijin praktik tenaga medis, akreditasi dan Nomor Pengguna Wajib Pajak (NPWP) Faskes. Sementara, kriteria teknis yang menjadi pertimbangan BPJS Kesehatan untuk menyeleksi faskes yang bekerja sama antara lain sumber daya manusia (tenaga medis yang kompeten) dan lingkup pelayanan, kelengkapan sarana dan prasarana (termasuk sarana tempat tidur), sistem, prosedur dan administrasi, serta evaluasi kerja sama (untuk rekredensialing). (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com