BPS Sumut Terganggu Mengumpulkan Data di Masa Pandemi Covid-19


93 view
BPS Sumut Terganggu Mengumpulkan Data di Masa Pandemi Covid-19
Internet
Syech Suhaimi
Medan (SIB)
Selama masa Pandemi Covid-19, kinerja Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah Sumatera Utara sangat terganggu dalam pengumpulan data. Pada saat proses pengumpulan seluruh data merupakan tantangan baru untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas, cepat, akurat dan beragam.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Syech Suhaimi mengatakan hal itu, Jumat (15/10). Ia menjelaskan, dari berbagai metode pengumpulan data yang dilakukan BPS Sumut dari metode konvensional yaitu Sensus, Survei serta kompilasi produk administrasi telah terjadi penyesuaian.

Disebutnya, dari berbagai indikator statistik masih secara rutin dirilis oleh BPS melalui Berita Resmi Statistik (BRS) sehingga masyarakat lebih mudah mengetahui atau mendapatkan data yang diperlukan. Selain itu penyebarluasan hasil rilis tersebut pun tidak lepas dari peran media massa.

Ia menilai, di era pandemi, tentunya bukan hanya pemerintah, namun juga para akademisi, pelajar dan mahasiswa, maupun masyarakat awam semakin melek dengan data, khususnya data statistik terkait Covid-19, baik mengenai penyebarannya, mortality ratenya serta cakupan dan informasi vaksin.

"Presiden RI Jokowi juga menekankan untuk berkonsolidasi dan merujuk pada data serta Iptek dalam mengatasi pandemi Covid-19" ungkap Syech.

Syech menyebutkan, BPS sebagai penyelenggara statistik dasar untuk mewujudkan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif dan efisien sangat membutuhkan media sebagai perantara kepada masyarakat. Media juga dianggap turut mensosialisasikan setiap kegiatan statistik.

Suhaimi menyatakan wartawan memiliki persepsi dan pemahaman yang sama atas indikator-indikator statistik yang dihasilkan oleh BPS.

Ia berharap keakraban dan hubungan yang semakin hangat antara media dengan BPS Sumut untuk memasyarakatkan statistik di Sumatera Utara lebih ditingkatkan

“Apalagi literasi statistik semakin menjadi perhatian di era revolusi industri 4.0 yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi informasi,” imbuhnya. (A1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com