Bandara Kualanamu Tambah Fasilitas Layanan, Wujudkan 3E

* Akan Panggil Kembali 380 Karyawan Dirumahkan

225 view
Bandara Kualanamu Tambah Fasilitas Layanan, Wujudkan 3E
(Foto.SIB/Lisbon Situmorang)
PAPARAN : Andrew John Wals selaku Senior Vice President of Operation PT AVI (kiri) bersama Hendro selaku Manajer OIC, saat menyampaikan paparannya kepada wartawan saat site visit (kujungan lapangan), Senin (10/10) di area Bandara Kualanamu. 

Kualanamu (SIB)

Setelah dikelolah PT Angkasa Pura Aviasi (PT AVI) bersama GMR Airports Consortium, kini Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang akan menambah beberapa fasilitas layanan dan akan merekrut kembali 380 orang tenaga tambahan secara bertahap yaitu karyawan yang sempat dirumahkan akibat pandemi Covid-19.


Hal itu disampaikan Senior Vice President of Operation PT AVI Kualanamu, Andrew John Wals bersama Direktur Operasi dan Teknik Angkasa Pura Aviasi, Heryanto Wibowo dan Manager OIC (Office In Charge) Bandara Kualanamu, Hendro serta beberapa manajer lainnya, kepada sejumlah wartawan saat berkeliling melihat fasiltias layanan serta coffee morning, Senin (10/10) di Terminal Bandara.


Pembenahan itu disampaikan guna mewujudkan, 3E yaitu Expansion the traffic (peningkatan trafik penerbangan), Expertise sharing (alih teknologi dan keahlian), dan Equity partnership (berbagi porsi modal), menjadikan Bandara Kualanamu sebagai HUB wilayah Barat berkelas Internasional.


Bandara Kualanamu saat ini fokus pada peningkatan penumpang Internasional dengan merangsang pertumbuhan pariwisata yang ada di daerah Provinsi Sumatera Utara seperti Danau Toba, Nias dan sejumlah daerah wisata lainnya.


Untuk itu, Kualanamu akan menambah jalur khusus untuk keberangkatan umroh dan menambah kursi di ruang tunggu keberangkatan internasional serta kedatangan umroh.


“Sejumlah fasilitas layanan yang terus dipulihkan dan disesuaikan dengan jumlah penumpang saat ini, termasuk ke depan rencana penambahan operasional kounter check-in, mesin X-Ray, OOG dan lainnya. Segala sesuatu kebutuhan penumpang akan mendapat perbaikan bertahap secara optimal,” kata Andrew John Wals yang diterjemahkan Hendro selaku Manager OIC.


Tahun 2023 ditargetkan mencapai 15 juta penumpang.


Saat ini grafik peningkatan jumlah penumpang domestik sudah mencapai normal seperti sebelum pandemi yaitu sekira 16-17 ribu penumpang perhari dengan jumlah pergerakan pesawat minimal 130 pergerakan.


Seiring dengan pertambahan jumlah penumpang itu, Bandara Kualanamu akan merekrut atau memanggil 380 orang karyawan dibidang cleaning service, costumer service dan security secara bertahap.


“Bukan perekrutan karyawan baru, melainkan hanya memanggil karyawan yang sempat dirumahkan. Di area drop zone keberangkatan, kami akan meningkatkan penataan, kebersihan, dan menambah tenaga pengamanan,” kata Heryanto.

Disebutkan, pengembangan tentunya tidak hanya tertumpu pada customer pesawat, namun di sisi lain seperti pengembangan bisnis tenant (toko) di bandara juga menjadi perhatian, guna mendongkrak perekonomian masyarakat.


Dengan itu, PT Angkasa Pura Aviasi berharap adanya dukungan penuh dari para stakeholder terkait dan rekan-rekan wartawan, agar dapat memberikan informasi terkait perkembangan maupun kemajuan Bandara Internasional Kualanamu. (C1/a)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com