Bawaslu Sosialisasikan Hasil Pengawasan Pilkada 2020


134 view
Bawaslu Sosialisasikan Hasil Pengawasan Pilkada 2020
Foto SIB/humas Bawaslu Medan
Pembicara: Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar bersama Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang saat jadi pembicara di acara Sosialisasi hasil Pengawasan Pilkada Serentak 2020 di Hotel Grand Antares, Medan (26/10/2021).
Medan (harianSIB.com)

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melaksanakan sosialisasi hasil pengawasan pada Pilkada Tahun 2020, kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Antares, Medan (26/10/2021).

Jurnalis Koran SIB Rido Sitompul melaporkan, dalam acara ini hadir Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar sebagai narasumber serta Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang.

Juga hadir pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Utara dan pimpinan Bawaslu kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Fritz mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah merupakan salah satu upaya penerapan demokrasi di Indonesia.

" Dahulu kepala daerah dipilih oleh DPRD sekarang dipilih langsung oleh rakyat, tentunya konflik semakin tinggi. Setiap proses demokrasi pasti ada konsekuensinya," Ujar Fritz.

Fritz melanjutkan bahwa Bawaslu hadir untuk mengawasi setiap tahapan Pemilu, termasuk mencegah berbagai dugaan pelanggaran menurut undang-undang dan peraturan yang berlaku.

"Politik uang akan sangat sulit diproses jika pihak-pihak yang terlibat tidak ingin menjadi saksi. Berbagai macam cara dilakukan oleh Bawaslu dalam melindungi hak hak pilih pemilih dan calon. Kami juga siap menerima saran dan kritikan yang tentunya bersifat membangun," lanjut Fritz.

Sementara, Junimart mengatakan Pilkada Serentak Tahun 2020 merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang mana pelaksanaan kegiatan di tengah masa pandemi yang melahirkan pemimpin-pemimpin baru.

"Pilkada 2020 luar biasa karena dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, saya apresiasi penyelenggara dan semua masyarakat yang mendukung dan tetap berpartisipasi walaupun tetap dalam keadaan waspada akan virus Covid-19," kata Junimart.

Junimart juga menjelaskan bahwa penyelenggara pemilihan harus mempunyai satu pola dan pandangan dalam menjalankan proses demokrasi.

"Antara penyelenggara harus satu pola dan satu pandangan dalam pelaksanaan perhelatan demokrasi di Republik Indonesia tidak saling intip dan menjatuhkan,"ujar Junimart.

Junimart meminta agar Bawaslu membuat regulasi yang baik dan memperkuat kapasitas jajarannya.

"Rekomendasi saya agar membuat regulasi yang baik seperti mempersingkat proses acara di Bawaslu. Kemudian memperkuat jajaran Bawaslu dalam rangka mendapatkan kapasitas dan kemampuan yang merata. Ketiga, kerjasama yang efektif sesama penyelenggara pemilu," pungkas Junimart.(*)

Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com