Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Paket Narkoba 12,16 Kg dari Bandara Kualanamu


111 view
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Paket Narkoba 12,16 Kg dari Bandara Kualanamu
(Foto: SIB/Lisbon Situmorang)
PAPARAN:  Kakanwil DJBC Sumut Parjiya (3 dari kanan) bersama Kakan Bea Cukai Kualanamu Elfi Haris (2 dari kanan) dan Kabid Pemberatasan BNNP Sumut Kombes Pol Sempana Sitepu (5 dari kanan), mengangkat sebagian barang bukti pada paparan menghadirkan tersangka RIP (duduk), Rabu (13/10/2021), di Kualanamu. 
Kualanamu (harianSIB.com)
Bea Cukai Bandara Kualanamu bekerja sama dengan Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumut dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, menggagalkan pengiriman beberapa paket berisi narkoba seberat 12,16 Kg menggunakan jasa pengiriman barang. Paket tersebut akan dikirim dari Bandara Internasional Kualanamu.

Narkotika yang diamankan terdiri dari narkotika jenis sabu (Methampetamin) seberat 2,02 Kg dan 500 butir ekstasi seberat 191 gram yang dimasukkan ke dalam sol (tapak) sepatu sebanyak 4 pasang.

Selanjutnya paket pengiriman dengan tulisan makanan dalam 2 kemasan kotak berisi ganja kering (Marijuana), masing-masing berisi 4.984 gram dan 4.973 gram, yang dikirim dari Pangkalan Brandan, namun tertulis pengirim dari Medan tujuan Malang.

Pengungkapan kasus itu disampaikan Kakanwil DJBC Sumut Parjiya bersama Kabid Penindakan dan Penyidikan DJBC Sumut Achmad Fatoni, Kakan Bea Cukai Bandara Kualanamu Elfi Haris dan Kabid Pemberatasan Narkotika BNNP Sumut Kombes Pol Sempana Sitepu, pada sejumlah wartawan yang turut dihadiri jurnalis Koran SIB Lisbon Situmorang, Rabu (13/10/2021), di kantor Bea Cukai Bandara Kualanamu.

Dari pengungkapan kasus itu, tim mengamankan seorang tersangka pengiriman paket ganja kering berinisial RIP (34) warga Dusun VI Desa Seisiur, Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Rabu (6/10/2021).

Dijelaskannya, paket kiriman berupa sepatu dicurigai dan diamankan melalui barang kiriman kargo regulated agent “Gatrans”, Sabtu (18/9/2021). Pada paket kiriman itu tertulis asal Medan tujuan Jakarta. Alamat pengirim dan alamat penerima juga tidak jelas, sehingga saat ini masih dalam penyelidikan.

Selanjutnya diamankan paket 2 kotak paket makanan berisi ganja kering yang dikirim melalui jasa pengiriman dari Pangkalan Brandan. Pada paket tertulis makanan asal Medan tujuan Malang, Selasa (5/10/2021), juga pada barang kiriman kargo regulated agent “Gatrans”. Pada kasus paket kiriman itu, seorang pengirim berinsial RIP berhasil diamankan. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com