Belasan Masyarakat Pendukung Keadilan Demo PN Medan

* Desak Berkas Banding Terdakwa Atak dan Awi Dikirim ke PT Medan

130 view
Belasan Masyarakat Pendukung Keadilan Demo PN Medan
Foto SIB/Rido Adeward Sitompul
DEMO: Massa SMPK gelar aksi demo di depan gedung PN Medan, Senin (12/7). Tampak humas PN Medan Syafril Batubara menemui massa aksi.
Medan (SIB)
Belasan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Solidaritas Masyarakat Pendukung Keadilan (SMPK) melakukan aksi damai di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (12/7).

Para pendemo meminta kepada pihak PN Medan agar berkas memori banding perkara penipuan penggelapan atas nama terdakwa abang beradik yakni Tanuwijaya Pratama alias Awi warga Komplek Graha Metropolitan Jalan Kapten Sumarsono Helvetia dan Robert Sulistian alias Atak warga Jalan Jalak IV Medan Marelan segera dikirimkan ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

"Bahwa sejak dibacakan vonis terhadap kedua terdakwa sebulan lalu berkas memori banding belum juga dikirim ke PT Medan. Terkesan pihak PN Medan memperlambat proses hukum terhadap kedua terdakwa," ucap pendemo.

Di tengah guyuran hujan sambil membentangkan spanduk berisi tuntutan yang dibawa, para pendemo kemudian menuntut agar pihak PN Medan memberikan penjelasan. "Kami mau penjelasan dari pihak PN Medan. Sekarang temui kami," tegas pendemo lagi.

Selanjutnya, Humas PN Medan, Syafril Batubara keluar menemui para pendemo.

Di hadapan para pendemo, Syafril pun berjanji pihaknya akan segera mengirimkan berkas memori banding tersebut ke PT Medan. "Sudah saya cek barusan ke bagian pidana. Memang ada kendala sedikit. Hari ini (Senin) dan paling lama besok (Selasa) berkas memori banding atas nama terdakwa Tanuwijaya Pratama alias Awi dan Robert Sulistian alias Atak dikirim ke PT Medan," kata Syafril.

Sebelumnya, pada tanggal 25 Mei 2021, majelis hakim PN Medan yang diketuai Immanuel Tarigan menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 6 bulan (18 bulan) penjara kepada masing-masing terdakwa.

Menurut hakim Immanuel, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Akibat dari perbuatan kedua terdakwa, korban Rudy mengalami kerugian sebesar Rp3,6 miliar. (A17/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com