Bendungan Berusia 103 Tahun Perlu Perbaikan untuk Pengairan 1.008 Ha Sawah di Buluduri Dairi


81 view
Foto/SIB Tulus Tarihoran
BERI KETERANGAN: Kepala UPT PSDA Lae Renun Lau Biang Sidikalang, Pasihar Lumbantoruan didampingi Direksi Tehnik, Tumpal Pakpahan memberi keterangan terkait kebutuhan anggaran di Daerah Irigasi Buluduri, Dairi.
Sidikalang (SIB)
Daerah Irigasi (DI) Buluduri di Kecamatan Laeparira Dairi membutuhkan perbaikan bendung, untuk mengalirkan air ke areal persawahan seluas 1.008 hektare.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSDA Laerenun Laubiang Sidikalang, Pasihar Lumbantoruan didampingi Direksi Tehnik, Tumpal Pakpahan, Selasa (12/1) kepada wartawan di Sidikalang mengatakan, areal persawahan Buluduri luasnya sekitar 1.008 hektare, namun saat ini lahan yang prokdutif hanya seluas 400 hektare lebih.

"Areal persawahan itu sangat potensial untuk dikembangkan. Bahkan di persawahan itu bisa dilakukan 3 kali pertanaman setiap tahunnya," kata Lumbantoruan.

Untuk pengelolaan lahan, DI Buluduri sangat membutuhkan pembangunan bendung. Pasalnya, bendung yang berada di Desa Kentara itu, dibangun tahun 1918 dan sampai sekarang belum pernah diganti. "Usia bendung itu sudah mencapai 103 tahun," katanya.

Memang menuntaskan pembangunan/ perbaikan DI Buluduri baik bangunan bendung, saluran primer dan sekunder butuh dana sekira Rp 70 miliar- Rp 80 miliar. Akibat keterbatasan anggaran perbaikan saluran primer terpaksa dilakukan secara sporadis/ melompat-lompat.

Dikerjakan yang prioritas misalnya, perbaikan irigasi yang rusak berat, rusak akibat longsor dan lainnya. Saat ini, untuk primer masih banyak saluran air belum permanen/ dari tanah.

Rata-rata per tahun untuk pembangunan saluran primer hanya bisa dilakukan sekitar 100 meter dengan anggaran yang diplot sekitar Rp 800 juta per kegiatan.

"Kami berharap dukungan anggaran untuk menuntaskan pembangunan DI Buludiri. Dimana tanpa dukungan air yang memadai, pertanian padi DI Buluduri tidak akan berhasil," ungkapnya.

Daerah itu merupakan lumbung padi di Dairi, dan hasil bisa ditingkatkan dengan perluasan areal yang masih potensial, karena sumber air cukup.

Pasihar lebih lanjut menerangkan, untuk tahun 2021, pihaknya mengusulkan 2 kegiatan perbaikan di DI Buluduri, serta 2 kegiatan perbaikan sungai di Kecamatan Sumbul dan Silima Pungga-pungga.(K05/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com