Binjai Masuk Zona Waspada Hujan Lebat, Ini Himbauan Kepala BPBD


194 view
Binjai Masuk Zona Waspada Hujan Lebat, Ini Himbauan Kepala BPBD
(Photo/Dok : BPBD Binjai)
BERSIHKAN : Guna Mengantisipasi Kiriman Banjir Dari Hulu, Tim BPDB Binjai Membersihkan Sampah Di Aliran Sungai Mencirim Di Kecamatan Binjai Timur Beberapa  Waktu Yang Lalu.
Binjai (SIB)
Kota Binjai termasuk salah satu dari kabupaten/kota yang berdampak hujan lebat di Provinsi Sumatera Utara dan berstatus Waspada. Hal tersebut berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Balai Besar Wilayah l Medan, tertanggal 18 Desember 2021, yang ditandatangani oleh Hartanto ST MM, selaku Kepala BMKG Balai Besar Wilayah l Medan.

Untuk itu, Balai Besar BMKG wilayah I Medan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak Typhoon Rai di wilayah Sumatera Utara. Badai ini dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir bandang, longsor, angin kencang dan gelombang tinggi.

Status Waspada dampak Typhoon Rai di Kota Binjai ini dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Zulfikar S.Sos MAP.

Menurutnya, untuk Kota Binjai yang perlu diwaspadai adanya kiriman air dari hulu.

"Tentunya yang perlu kita antisipasi seperti curah hujan yang tinggi serta kiriman air dari hulu. Sebab Kota Binjai dibelah tiga Sungai, yaitu Sungai Mencirim, Sungai Bangkatan dan Sungai Bingai. Untuk itu banjir kiriman yang harus kita waspadai," kata Zulfikar, saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/12).

Zulfikar mengatakan, hulu dari Sungai Bingai yaitu daerah Namu Sira Sira dan Lau Berteh. Hal ini menjadi prioritas yang harus diwaspadai terjadinya banjir kiriman.

Tidak hanya itu, bertemunya ujung dari ketiga aliran Sungai ini (Sungai Mencirim, Sungai Bangkatan dan Sungai Bingai) dengan Sungai dari Langkat yaitu Sungai Wampu, juga menjadi hal yang sangat perlu diwaspadai.

Guna mengantisipasi terjadinya banjir, Zulfikar mengatakan pihaknya selalu melakukan pengukuran Tinggi Muka Air (TMA) di ketiga Sungai dimaksud.

Zulfikar juga menghimbau masyarakat di kawasan yang sering tergenang banjir, untuk ikut membantu berjaga jaga dan mengantisipasi apabila air sudah mulai naik.

"Sebagai bentuk antisipasi kami juga mendirikan Pos Pemantauan TMA di daerah Namu Sira Sira" ujarnya. (MI/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com