Perayaan Paskah Oikumene Pematangsiantar Khidmat

Bishop GKPI: Allah Berkuasa Membangkitkan Orang Mati


189 view
Foto : SIB/Meily Saragih
PROSESI : Ketua Umum Panitia Paskah Oikumene Pematangsiantar Timbul M Lingga SH ( tengah) bersama dengan Bishop GKPI Pdt Abdul Hutauruk (kiri) , Wakil Wali Kota Pematangsiantar Togar Sitorus SE MM dan para pendeta, dalam barisan prosesi, pada perayaaan Paskah, Jumat (7/5) di HKBP Siantar Kota, Jalan Sangnawaluh Pematangsiantar.
Pematangsiantar ( SIB)
Perayaan Paskah Oikumene Kota Pematangsiantar, Jumat (7/5) di HKBP Siantar Kota , Resort Siantar Kota, Jalan Sangnawaluh Pematangsiantar, khidmat dan penuh sukacita.

Tema Paskah, "Berpaling kepada sang hidup " (Johanes 20:14-16) dan sub tema Jadikan Paskah menjadi komitmen untuk berpengharapan kepada kehidupan , memperkuat harmoni keberagaman, guna mewujudkan Pematangsiantar yang mantap , maju dan jaya”.

Bishop GKPI Pdt Abdul Hutauruk MTh dalam khotbahnya mengungkapkan, perayaan Paskah Oikumene saat ini ,merupakan saat yang harus disyukuri. Temanya singkat, berpaling kepada yang hidup. Di dunia ini kematian sering dijumpai, namun sebesar apapun kuasa seseorang ,tidak bisa membangkitkan yang mati. Kebangkitan adalah berita sorga dan Allah berkuasa membangkitkan orang-orang mati dan memberikan kehidupan.

Pesan Paskah , meski dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19, yang membuat jutaan orang ketakutan, namun berita Injil harus disampaikan kepada masyarakat, baik kepada yang terkena penyakit corona maupun yang tidak terkena. "Mari kita bangkitkan semangat dan harapan jemaat dan masyarakat kita, bahwa Allah masih turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita semua. Banyak saudara-saudara kita yang depresi, banyak anak-anak dan perempuan yang mengalami kekerasan, ketidakadilan dan kita orang-orang yang dipercayai Tuhan, diutus untuk menyampaikan kabar baik, bahwa Yesus sudah bangkit, "ujarnya.

Ketua Umum Panitia Paskah Oikumene Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH mengungkapkan , perayaan Paskah Oikumene merupakan tahun kedua di masa Covid-19 dan masuk dalam kebiasaan baru, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan ."Kebangkitan Kristus mengingatkan, bahwa kematian telah dikalahkan dan Yesus tidak akan meninggalkan kita. Bagi masyarakat Pematangsiantar diharapkan tetap sehat dan dalam perlindunganNya meskipun dalam kondisi pandemi Covid -19, ujarnya.

Panitia telah melakukan berbagai kegiatan seperti pembangian stiker, lomba vidio kreatif dan pemberian bantuan kepada gereja, panti asuhan dan pusat rehabilitasi.

Turut memberi sambutan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Togar Sitorus SE MM, Wakapolres Pematangsiantar Kompol D Panjaitan, Kabid Bimas Kristen Sumut Dr Arnold Napitupulu MPdk. Mereka meminta agar jemaat gereja tetap menerapkan prokes. (D3/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com