Bobby Harap Drive Thru Rapid Tes dan Swab PCR di Lapangan Merdeka Dibuka Kembali


322 view
Bobby Harap Drive Thru Rapid Tes dan Swab PCR di Lapangan Merdeka Dibuka Kembali
(Foto : Dok/Budi)
DIWAWANCARAI: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat diwawancarai wartawan di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (25/6/2021). 
Medan (harianSIB.com)
Pasca penggeledahan dilakukan Polrestabes Medan pada Mei 2021, layanan rapid tes dan swab PCR drive thru di Lapangan Merdeka dan depan Ringroad City Walk masih ditutup.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution masih berharap layanan fasilitas drive thru rapid tes antigen dan PCR swab tes di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang Medan dan depan Ringroad City Walk, kembali dibuka untuk melayani masyarakat Medan.

"Masih berpeluang dibuka, karena itu mempermudah masyarakat Medan. Saya selalu bilang jika itu untuk mempermudah layanan masyarakat kami akan mendekatkan diri ke masyarakat, karena mempermudah itu pasti akan kita buka lagi," kata Bobby kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

Namun, lanjutnya, pihaknya hanya ingin memastikan agar layanan fasilitas drive thru rapid tes antigen dan PCR swab tes tersebut tidak hanya sekedar melakukan pemeriksaan dan mengeluarkan hasil dari rapid dan swab yang dibutuhkan untuk perjalanan saja.

"Kita ingin pastikan kalau yang diperiksa itu datanya masuk di allrecord, karena itu ketentuannya dari Kementerian. Jangan hanya colok mencolok tapi datanya orang yang di swab dan rapid tidak terdaftar di allrecord. Kita tidak mau terjadi lagi seperti di Kualanamu," imbuhnya.

Data allrecord tersebut, lanjutnya, sangat dibutuhkan pemerintah daerah dalam melakukan tracing (pelacakan) dan treatment (pengobatan) terhadap mereka yang melakukan pemeriksaan di layanan drive thru tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sumatera Siberiya Kompaniya (SSK) dr Muhammad Fauzi Nasution mengatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak Pemprov Sumut, Pemko Medan dan Kepolisian.

"Selama ini sistem pelaporan pasien-pasien yang melakukan pemeriksaan Covid-19 itu masih manual, padahal ada sistem aplikasinya. Ke depan kita berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Medan dan satuan tugas untuk membantu kita bagaimana menginput data pasien ke dalam sistem aplikasi tersebut sehingga pelaporan bisa online langsung, sehingga data pasien yang melakukan pemeriksaan di kita bisa masuk langsung ke satuan tugas Medan dan provinsi," ujarnya.

Sedangkan koordinasi dalam hal keamanan dan kemacetan, lanjutnya, pihaknya akan meminta arahan dengan Polrestabes Medan.

"Mereka sangat membantu, agar Covid-19 tertangani, tapi Medan tidak macet dan tidak menggangu arus lalulintas di Medan," tambahnya sembari mengaku akan lebih agresif sehingga pengerjaan ini bisa lebih cepat. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com